Adnan Achamd, Pelaku penganiaya guru SMK 2 Makassar. Rabu (10/8/2016)
#

Sekolah Anaknya Terbengkalai, Orang Tua Penganiaya Guru Mengaku Sedih

Sabtu, 13 Agustus 2016 | 01:39 Wita - Editor: adyn - Reporter: Muhammad Nataz - GoSulsel.com

Makassar,GoSulsel.com – Orang tua siswa Adnan Achmad (43) pelaku penganiayaan seorang guru SMK 2 Makassar beberapa hari yang lalu mengaku sedih atas musibah yang menimpa keluarganya hingga sekolah anaknya MA kini terbengkalai.

“Saya menyesal dengan perbuatan saya lantaran melihat anak saya saat ini sekolahnya terbengkalai belum lagi kondisi yang lainnya,” ungkap Adnan saat ditemui awak media di Mapolsek Tamalate Jumat, (12/08/2016) sesaat sebelum dipindahkan ke Mako Polrestabes Makassar.

Menurutnya, dirinya tidak pernah membayangkan musibah seperti ini akan menimpa dirinya dan anaknya. “Waktu saya pukul pak Dasrul (52), jujur saya khilaf dan tidak pernah berencana ingin memukulnya,” tambahnya.

Dirinya (Adnan) mengaku hanya refleks saja hingga akhirnya memukul guru tersebut. Saat ini ia mengaku menyesali perbuatannya dan akan meminta maaf kepada yang bersangkutan (Dasrul) jika dipertemukan.



“Saya harap pihak sekolah khususnya pak Dasrul bisa memaafkan saya agar masalah ini dapat segera berakhir dan anak saya bisa kembali bersekolah lagi,” tukasnya.

Saat ini, kasus penganiayaan terhadap seorang guru yang terjadi pada Rabu 10 Agustus lalu telah ditangani Polrestabes Makassar, pelaku pemukulan yakni Adnan Achmad kini telah ditahan di Mako Polrestabes Makassar setelah sebelumnya sempat ditahan di Mapolsek Tamalate.


BACA JUGA