A'nganni adat Pattakkang di Gowa

A’nganni, Tradisi Bagaimana Masyarakat Gowa Meresapi Kapas Menjadi Sehelai Benang

Jumat, 23 September 2016 | 19:35 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Marwan Paris - GoSulsel.com

“Dulu itu masih susah orang kalau mau buat pakaian. Prosesnya lama, pertama-tama orang mesti a’nganni. Anganni itu memintal kapas jadi benang. Lamanya itu sembilan hari sembilan malam. Sambil anganni orang tua itu a’kelong (bernyanyi) dan juga sambil mengayunkan anaknya (a’toeng),” cakapnya.

Kemudian ia menunjuk jari ke langit-langit panyangbungi sambil berkata “Seperti itu nanti hasilnya”. Beberapa helai kain yang tergantung membentang itu merupakan hasil dari tenunan mereka. Memperlihatkan berbagai macam corak dan motif kain.

Lagu yang mereka lantunkan juga bukan sembarang lagu. Melainkan lagu yang mengisahkan proses tradisi dalam membuat kain sarung. Ia juga menambahkan bahwa keseluruhan rangkaian dari acara adat ini, merupakan satu kesatuan yang menggambarkan prosesi kehidupan para leluhur pada masa silam. (*)

Halaman: