Gerakan Nasional 1000 Startup Digital

Gerakan Nasional 1000 Startup Digital Hadir di Makassar

Rabu, 28 September 2016 | 15:26 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Citizen Reporter

Makassar, GoSulsel.com – Guna menciptakan sebuah startup yang sustainable dan berdampak untuk orang lain, tidak hanya dibutuhkan mental yang kuat untuk menghadapi kegagalan. Ide menjadi fondasi utama seseorang dalam mengembangkan sebuah startup. Pada kenyataannya mencari ide bukanlah perkara mudah. Terkadang seseorang menghabiskan banyak waktu untuk mencari sebuah ide, namun belum tentu ide tersebut bisa diimplementasikan dan diterima orang lain.

Design thinking menjadi solusi utama dalam hal ini karena sangat diperlukan dalam membangun sebuah startup digital. Dalam prosesnya, startup perlu melakukan banyak riset yang pastinya mengeluarkan banyak biaya, waktu dan tenaga. Dan design thinking memiliki konsep build, learn, and measure dengan strategi yang prosesnya singkat dan minim biaya.

Oleh karena itu, dalam Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, design thinking menjadi materi yang akan diberikan ke peserta pada tahap Workshop. Dengan design thinking, peserta akan mengidentifikasi dan memetakan masalah yang ingin mereka pecahkan sampai nantinya mereka menemukan alternatif solusi atas masalah tersebut.

Saat ini baru tiga kota Jakarta, Surabaya dan Yogyakarta yang sudah mendapat materi design thinking melalui tahapan Workshop. Tapi, design thinking juga akan diberikan kepada pelaku startup di Makassar yang merupakan salah kota dengan ekosistem startup digital terbaik di Indonesia dalam rangkaian program Road to Gerakan Nasional 1000 Startup Digital di STMIK Kharisma, 27 dan 28 September 2016.

“Pada dasarnya design thinking merupakan kerangka yang menstrukturisasi proses brainstorming untuk memvalidasi ide yang bisa menjawab masalah yang ada. Kerangka dan struktur proses ini yang bisa mempercepat validasi ide karena dilakukan secara full dan fokus selama beberapa hari. Biasanya tiga sampai hari. Harapannya design thinking bisa membantu tim memikirkan solusi dengan lebih efisien,” cerita Yohan Totting, inisiator FOWAB yang akan menjadi sprint master dalam Workhsop Design Thinking Makassar.

Halaman: