#

Mahasiswa Unismuh Desak Kapolda Sulsel Minta Maaf Secara Resmi

Jumat, 13 Januari 2017 | 15:30 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Citizen Reporter

Makassar, GoSulsel.com – Aksi demo mahasiswa Unismuh yang berakhir ricuh di kantor DPRD Provinsi Sulsel pada Kamis 12 Januari 2017 kemarin, menuai kecaman dari Presiden BEM Unismuh Makassar.

Kecaman tersebut disampaikan oleh presiden BEM Unismuh Iyang Ebi Nobita melalui rilisnya kepada GoSulsel.com, Jumat (13/1/2017).

”Saya sangat tidak terima perlakuan pihak kepolisian apalagi wakil presiden mahasiswa unismuh Makassar yang sempat dipukul belakangnya oleh aparat kepolisian adalah seorang perempuan dan 4 orang lainnya luka-luka membuat mahasiswa Unismuh tdak akan tinggal diam, kami akan menindaklanjuti kasus ini agar pelaku yang melakukan pemukulan bisa dihukum seberat beratnya,” ungkapnya.

Iyang menambahkan bahwa dirinya dan korban pemukulan polisi hanya berusaha menenangkan dan melerai massa yang ingin dipukuli polisi, tetapi malah dia yang ditarik dan dipukulpolisi.

”Saya dan korban pemukulan coba menenangkan massa aksi, tapi justru Jenlap yang ditarik dan dihantam,” tambahnya.

Halaman:

BACA JUGA