FOTO: Pengamat politik dari Unismuh Makassar, Andi Luhur Priyatno/IST

Pengamat: Iming-iming Insentif dan Gadget akan Menjadi Politik Transaksional

Rabu, 18 Januari 2017 | 18:26 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Degina Adenesa  - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Pengamat Pemerintahan yang juga berprofesi sebagai Ketua Jurusan Prodi Sospol Unismuh Makassar, Luhur Priyatno menilai insentif dan gedget yang di iming-imingi Wali Kota Danny kepada ketua RT akan menjadi arena politik transaksional.

“Iming-iming insentif dan gadget akan menjadi arena politik transaksional berikutnya dan ini berbahaya bagi tatanan pemerintahan,” ujar Luhur, Rabu (18/01/2017).

Selain menyoroti insentif tersebut, Luhur juga menganggap Pemkot terlalu membebankan tugas pemerintahan kepada RT/RW yang bukan sebagai struktural pemerintahan.

“Yang salah memang pemerintah terlalu memberatkan pekerjaan pemerintah ke ketua RT/RW,” tuturnya.

Ia menganggap distribusi tenaga honorer ke tiap kelurahan dapat menjadi saran dalam meningkatkan kinerja pemerintahan daripada memberi beban tambahan kepada RT/RW.

Halaman:

BACA JUGA