FOTO: Sekelompok warga melakukan aksi unjuk rasa di sekitar Kantor Panwaslu Takalar/Sabtu, 25 Februari 2017/IST
#

Tuntut Usut Pemilih “Siluman”, Massa Kepung Panwas Takalar

Sabtu, 25 Februari 2017 | 17:24 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Irfan Wahab - GoSulsel.com

Takalar, Gosulsel.com — Sekelompok warga melakukan aksi unjuk rasa di sekitar Kantor Panwaslu Takalar, Jalan Syekh Yusuf, Sabtu (25/2/2017) sore.

Massa yang merupakan pendukung Paslon nomor urut 1, Burhanuddin Baharuddin-Nasir Ibrahim (Bur-Nojeng) tersebut mengepung Kantor Panwaslu Takalar dari dua arah. Praktis, konsentrasi aparat kepolisian yang berasal dari Polres Takalar dan Polda Sulsel harus terbagi.

Aksi unjuk rasa ini terkait dengan adanya temuan tim Paslon nomor urut 1, yakni adanya dugaan 5.486 pemilih siluman yang ikut memilih pada Pilkada 15 Februari 2017 lalu.

“Bukti dan saksi telah diserahkan ke Panwas. Tapi mereka seperti enggan menindaklanjuti persoalan ini,” kata Yunus Nyampa, salah seorang orator.

Mereka mendesak pihak Panwas untuk segera mengeluarkan rekomendasi agar kasus pemilih siluman tersebut segera ditindaklanjuti.

“Kami minta agar Panwas segera mengeluarkan rekomendasi. Atau jangan-jangan Panwas sudah masuk angin,” teriak Yunus.

 

Sebagaimana diketahui, pasangan calon nomor urut 1 menyatakan menolak hasil Pilkada Takalar dengan alasan cacat hukum. Saksi pasangan calon nomor urut 1 meninggalkan rekapitulasi KPU Takalar karena menganggap Pilkada Takalar disusupi pemilih siluman.(*)


BACA JUGA