Herman Heizer Sebut Mosi Tidak Percaya adalah Langkah Politisasi

Minggu, 02 April 2017 | 19:19 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Makassar, GoSulsel.com – Isu mosi tidak percaya yang dikeluarkan oleh beberapa oknum Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusa Muda Indonesia (Hipmi) se Sulsel kepada Ketua BPD Hipmi Sulsel, Herman Heizer (HH) dianggap sebuah upaya politisasi.

Herman mengatakan dirinya mengakui baru mendapatkan laporan adanya mosi tidak percaya tersebut dari media massa. Sebab sejauh ini, belum ada pemberitahuan resmi dari satupun ketua atau pengurus BPC Hipmi yang ada di Sulsel.

Dirinya juga mempertanyakan alasan oknum tersebut mengeluarkan mosi tidak percaya. Sebab sejauh ini menurutnya tak ada aturan AD/ART organisasi yang dilanggar olehnya.

“Saya baru beberapa minggu dilantik, sementara mau melaksanakan Rakerda. Tiba-tiba ada mosi tidak percaya ini, yang sangat tidak mendasar, poin mana dalam aturan organisasi yang saya langgar?,” katanya kepada GoSulsel.com, Minggu (2/3/2017).

Direktur lembaga survei CRC ini menuding ada oknum yang sengaja menghembuskan mosi tidak percaya ini. Oknum tersebut, menurut HH adalah orang yang kecewa dengan hasil Musda Hipmi Sulsel dan merasa tidak terakomodir dalam kepengurusan di BPD.

Meski demikian, HH tetap menyerahkan sepenuhnya permasalahan ini ke BPP Hipmi. Di mana SK dan yang melantik dirinya bersama seluruh pengurus BPD Hipmi Sulsel adalah BPP Hipmi, dibawah komando Bahlil Lahadalia.

“Saya terpilih melalui proses yang sah dan dekomratis. SK dan pelantikkan saya dilakukan oleh BPP, jadi saya siap jalankan perintah dari atas, termasuk saat ini berupaya menjalankan visi dan misi organisasi,” jelasnya.

Herman menambahkan dalam waktu dekat akan melakukan komunikasi dengan seluruh BPC, yang beberapa diantaranya baru terpilih juga. Dirinya akan mempelajari permasalahan yang ada sehingga muncul mosi tidak percaya ini.

“Sekarang bukan waktunya gontok-gontokkan, mari kita jalankan hasil musda kemarin. Fokus bekerja demi kemajuan organisasi ini, toh saya memilih menjadi ketua Hipmi bukan untuk gaya-gayaan tapi murni untuk bekerja,” tegasnya.

Sebelumnya dikabarkan 17 BPC Hipmi se Sulsel mengeluarkan mosi tak percaya kepada Herman Heizer. Bahkan berencana menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) BPD Hipmi Sulsel.

H Ilham, salah seorang pengurus HIPMI Kabupaten menyebutkan bahwa, sejumlah ketua umum BPC HIPMI Kabupaten/kota yang mengakui kecewa atas kepemimpinan HH.

“Mereka merasa HH telah melakukan pelanggaran AD/ART organisasi dan hal ini sidah dicantumkan didalam surat mosi tak  percaya sebagai bahan pertimbangan BPP HIPMI dalam mengambil keputusan,” ujar Ilham. (*)
   


BACA JUGA