BPC HIPMI Gowa Gelar Halal Bi Halal & Diskusi Pemuda

Minggu, 24 Juni 2018 | 19:42 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: A Nita Purnama - GoSulsel.com

Makassar, Gosulsel.com – BPC Himpunan Pengusaha Indonesia (Hipmi) Gowa, menggelar halal bi halal dan diskusi pemuda digelar di Masjid Al Markas Al Islami Makassar, Minggu (24/6/2018). Tema diskusinya, tentang Kebangkitan Islam dengan merujuk pada tema 1 Masjid, 1 Komunitas dan 1 Usaha.

Ketua Panitia Kegiatan Rafiqul Muslim, Ismail Bahtiar mengatakan acara ini digelar secara dadakan dan menggandeng sejumlah organisasi lain seperti Dewan Masjid Indonesia (DMI), KNPI Sulsel, dan Indonesian Islamic Youth Economic Forun (ISYEF).

“Kami sebagai pemuda masjid sangat mendukung kegiatan ini, ini juga sebagai salah satu langkah konkrit, dengan tujuan pembentukan satu masjid, satu komunitas dan satu usaha menjadi tema sentralnya,” kata dia.

Sekjen ISYEF, Andi Ramadhan Nai mengaku kegiatan ini menjadi kesempatan bagi setiap organisasi yang digandeng untuk memperkenalkan ISYEF di Makassar mengingat kehadirannya sebagai kumpulan komunitas pemuda remaja islam yang akan fokus mendorong ekonomi dari masjid.  

“Sebagai organisasi pemuda islam yang konsen pada kajian dan pembangunan ekonomi pemuda Islam. Tentu program 1 Masjid, 1 Komunitas, 1 Usaha merupakan sebuah konsep dan ide yang sangat brilian dan dengan cepat harus direalisasikan,” terangnya. 

Ketua Umum Hipmi Gowa, Muhammad Omar Sahar mengaku senang bisa bekerjasama serta berkolaborasi dengan berbagai organisais termaksud ISYEF dan DMI. Kata dia, salah satu program rintisan HIPMI Gowa yaitu masjid percontohan di salah satu lokasi kabupaten Gowa yang juga sedang di siapkan.

Dia pun berharap program rintisan ini terus belanjut dan mampu mencetak banyak wirausaha muda dan sebagai organisasi pemuda yang mewadahi teman-teman pemuda yang memiliki ketertarikan atau interest pada bidang usaha atau bisnis.

“Tentu sangat mensuport program 1 Masjid, 1 Komunitas, 1 Usaha. Dengan jumlah masjid delapan ratus ribu yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia tentunya bisa menjadi sebuah peluang dalam memberdayakan ekonomi ummat. Jika program ini terealisasi, tentu misi mulia dari Dewan Masjid Indonesia yaitu memakmurkan dan dimakmurkan masjid akan menjadi lebih mudah,” harapnya.(*)


BACA JUGA