Direktur Pankas FH-UH, Dr Muh. Hasrul.

Pankas Unhas Kecam Kasus Penyiraman Air Keras ke Novel Baswedan

Selasa, 11 April 2017 | 18:54 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Makassar, Gosulsel.com — Kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mendapat kecaman dari berbagai pihak.

Salah satunya Pusat Kajian Anti Korupsi (Pankas) Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas). Melalui pernyataan sikap yang dikeluarkan, Pankas FH Unhas mengutuk keras kejadian tersebut.

Koordinator Badan Pekerja Pankas FH-UH, Dr Muh. Hasrul mengatakan pihaknya mendesak kepolisian untuk segera mengusut dan mencari pelaku.

“Besar dugaan motif penyerangan ini berkaitan dengan pengembangan penyidikan kasus mega korupsi yang saat ini ditangani oleh Novel Baswedan. Bahkan hal ini merupakan ancaman serius dari Koruptor yang telah mengarah pada dugaan adanya tindakan teror ke KPK dan penyidiknya,” katanya, Selasa (11/4/2017)

Untuk itu Pankas FH-UH  mendesak dan meminta kepada Presiden RI untuk meningkatkan standar perlindungan, keamanan, dan keselamatan komisioner, penyidik-penyidik, staf beserta keluarga-keluarga KPK.

“Kami juga memberikan dukungan penuh kepada Novel Baswedan dan KPK untuk tetap konsisten dan tidak gentar dalam mengusut dan menuntaskan kasus-kasus mega korupsi yang merugikan keuangan negara triliunan rupiah,” tutupnya(*)


BACA JUGA