Ichsan Yasin Limpo hadiri peresmian bergantinya nama Kodam VII Wirabuana menjadi Kodam Hasanuddin di Lapangan Karebosi/Rabu, 12 April 2017/Muhammad Fardi/Gosulsel.com

IYL Hadiri Upacara Peresmian Nama Kodam Hasanuddin

Rabu, 12 April 2017 | 11:41 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

Makassar, Gosulsel.com – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Selatan, Ichsan Yasin Limpo (IYL) menghadiri upacara pergantian nama Kodam VII/Wirabuana menjadi Kodam XIV/Hasanuddin di lapangan Karebosi, Rabu (12/04/2017).

Selain Ichsan yang juga digadang – gadang akan bertarung pada Pilgub Sulsel tahun 2018 mendatang, turut hadir dalam acara ini Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Sulbar, Kepala staf TNI dan para Panglima Kodam, serta para sesepuh TNI. Kodam VII/Wirabuana dilikuidasi setelah Kodam XIII/Merdeka kembali diresmikan.

“Merdeka kembali menjadi Kodam XIII. Wirabuana juga kita likuidasi, kita kembalikan ke marwahnya dulu, yaitu Hasanuddin,” KSAD Jenderal Mulyono.

Kodam Wirabuana dengan Pangdam Mayjen Agus Surya Bakti merupakan peleburan jajaran Kodam Merdeka dan Kodam Hasanuddin. Kodam Merdeka, yang bermarkas di Manado, Sulawesi Utara, baru saja kembali diresmikan oleh Mulyono akhir Desember 2016.  Wilayahnya meliputi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo.

“Rencana Wirabuana tidak ada. Karena dulu kan Wirabuana gabungan dari Hasanuddin dan Merdeka. Sekarang Merdeka diambil lagi, masak tetap Wirabuana, dia kan punya marwah juga,” jelasnya.

“Dulu kan namanya Hasanuddin. Harapan kita kembalikan ke marwahnya supaya muncul semacam motivasinya dan kedaerahannya,” ujar Mulyono.

Kodam Merdeka yang baru diresmikan saat ini dipimpin oleh Pangdam Mayjen Ganip Warsito. Satu lagi kodam yang baru diresmikan adalah Kodam XVIII/Kasuari, Papua Barat, yang bermarkas di Manokwari. Pangdam Kasuari dijabat oleh putra daerah, Mayjen Joppye Ones Wayangkau. Joppye merupakan perwira tinggi asal Kabupaten.

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, dalam sambutannya mengatan sosok Sultan Hasanuddin saat ini bukan hanya milik orang Bugis Makassar tetapi semangatnya sudah menjadi inspirasi bagi seluruh rakyat Indonesi untuk membangun bangsa.(*)


BACA JUGA