Helikopter yang ditumpangi Gubernur Sulsel, SYL bersama Menteri PUPR tujuan Kab Wajo mendarat mendadak di Kota Parepare pada pukul 10:00 Wita, Rabu (19/4/2017)

Ini Sebab Heli Menteri PUPR dan SYL Mendarat Darurat di Parepare

Rabu, 19 April 2017 | 19:34 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Makassar, GoSulsel.com – Helikopter yang ditumpangi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL), terpaksa mendarat darurat di Stadion Gelora Mandiri, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Rabu (19/4/2017).

Helikopter ini sedianya membawa rombongan ke Kabupaten Wajo untuk meninjau pembangunan Bendungan Passeloreng.

Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Sulsel, Devo Khadafi, yang ikut serta dalam rombongan, menuturkan, Kapten Pilot Warinto, tiba-tiba mengalami sesak napas sehingga mengharuskan dilakukan pendaratan darurat. Beruntung, Gubernur Sulsel bersama Menteri PUPR bisa menenangkan, sehingga pendaratan darurat berhasil dilakukan.

“Cuaca oke, cuma pilotnya tiba-tiba sesak napas. Untung Pak Gubernur dan Pak Menteri bisa menenangkan dan tidak panik. Tentunya semua berdoa,” kata Devo.

Setelah tiba di Parepare, pihaknya meminta bantuan TNI Angkatan Udara untuk mengganti pilot dan helikopter, dan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Wajo. Sementara, pilotnya langsung ditangani intensif di RSUD Andi Makkasau.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr Rachmat Latief, yang dihubungi terpisah, mengungkapkan, kondisi Kapten Pilot Warinto sudah membaik. Ia juga membantah isu yang beredar jika pilot terkena serangan jantung.

“Pilot tersebut bukan mengalami serangan jantung, tapi radang paru akut yang menyebabkan sesak napas akut,” jelasnya. (*)


BACA JUGA