Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Dicky Sondani.

Napi yang Kabur Bersama “Kolor Ijo” Belum Ditemukan

Sabtu, 10 Juni 2017 | 00:12 Wita - Editor: adyn - Reporter: Harlin - Go Cakrawala

Makassar, Gosulsel.com – Satu dari tiga Narapidana (Napi) yang kabur dari Lapas klas I Makassar, pada bulan Mei lalu hingga saat ini belum jelas keberadaannya.

Dia adalah Muh Tajrul Kilbareng Bin Kalbaren alias Asrul (31), warga Jalan RA Kartini, Kelurahan Rutrei, Distrik Sorong. Sejauh ini polisi masih belum mampu mendeteksi keberadaan pelaku.

pt-vale-indonesia

napi-kabur-dari-lapas-klas-1

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani ketika dikonfirmasi, Jumat (09/06/2017) mengaku sejauh ini pelaku belum diketahui keberadaannya.

“Sejauh ini belum diketahui keberadaannya,” terang Dicky.

Menurutnya, kini pelaku dicurigai sudah tidak berada di area Sulawesi khususnya Sulsel lagi. Pihaknya menduga napi tersebut telah berhasil kabur ke luar Sulawesi Selatan. Bahkan kemungkinan sudah berada di Papau.

“Yang bersangkutan ini kan bukan orang sulawesi. Dia orang papua. Jadi, kemungkinan sudah di wilayah sana,” tuturnya.

Pasalnya, lanjut Dicky Sondani, tim yang telah dibentuknya sudah menyisir semua pelosok Sulsel tapi belum juga menuai hasil. Pelaku tidak ditemukan di Wilayah Sulsel.

“Kita sudah obok-obok di wilayah Sulsel tetapi tidak didapat, mungkin dia sudah di luar Sulsel,” ujarnya.

Namun demikian, Mantan Dir Sabhara Polda Kepri ini mengaku personil yang dibentuknya terus dikerahkan untuk memburu pelaku yang merupakan terpidana seumur hidup itu.

Sebelumnya, tahanan kasus pembunuhan di Jayapura dengan pidana seumur hidup ini kabur bersama dua rekannya yakni Iqbal Alias Bala (34), si kolor ijo asal Kabupaten Luwu Timur (Lutim) dengan pidana mati serta Rizal Budiman alias Ical (22) warga Jalan Apo Bengkel, Jayapura Utara Kota dengan terpidana seumjur hidup.

Tiga napi itu melarikan diri di Blok A. 1 Kamar 10 Lapas Klas 1 Makassar, Jalan Sultan Alaudin, Makassar, Minggu (07/05/2017) sekitar pukul 01.00 WIB – 04.00 WIB dengan cara merusak ventilasi kamar yang terbuat dari besi dengan cara digergaji.

Selanjutnya mereka melompat turun melalui selokan, lalu naik dan melewati Pos 2 yang tidak dijaga oleh petugas Lapas.

Namun kedua rekannya berhasil di bekuk di Kabupaten Poso, (17/06/2017) lalu. Iqbal “Kolor Ijo” alias Bala tewas dalam bekukan itu, sementara Ical langsung dijebloskan kembali ke Rutan Klas 1 Makassar.


BACA JUGA