Legislator NasDem Pertanyakan Pakasi & Insentif Guru Honorer

Selasa, 31 Oktober 2017 | 16:27 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Rudi - Go Cakrawala

Makassar, Gosulsel.com – Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi Partai NasDem, Arum Spink angkat bicara perihal pembayaran tunjangan pakasi dan insentif guru honorer tingkat SMA/SMK se Sulsel yang hingga kini tak kunjung cair.

Pipink panggilan akrab Arum Spink mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami guru honorer di 24 kabupaten dan kota saat ini.

Menurut mantan Ketua KPU Kabupaten Bulukumba ini, lambannya serta mandeknya pembayaran tunjangan pakasi serta insentif tenaga pengajar di daerah disebut bisa menimbulkan persoalan besar.

“Keluhan ini sudah lama dan hampir semua guru honorer di daerah persoalkan. Ini juga sudah kita pertanyakan ke Dinas Pendidikan Sulsel dan BPKD tetapi belum ada titik terang,”kata Pipink saat dikonfirmasi, Selasa (31/10/2017).

Dia membeberkan, dari sejumlah sekolah di Sulsel yang di kunjungi, keberadaan mereka merupakan tulang punggung sekolah dalam mengajar.

Untuk itu, hal penting yang perlu dilakukan pemerintah adalah segera mencairkan pembayaran tunjangan pakasi dan insentif mereka.

Mengingat, jangan sampai hanya karena permasalahan ini, semangat guru honorer melemah.

Akibatnya bisa mempengaruhi kualitas mereka dalam mengajar di sekolah.

“Kasian mereka khususnya guru honorer yang sejak setahun ini bekerja lalu tak berbanding dengan penghasilan ditambah lagi mereka belum terima apa yang menjadi haknya selama ini,” pungkasnya.

Politisi Partai NasDem ini menjelaskan, salah satu hal yang menyedihkan bagi honorer karena satu-satunya pendapatan mereka adalah tunjangan pakasi.

“Bayangkan maki saja kalau mereka bilang bahwa harus pinjam uang agar dapur mereka bisa menyala. Belum lagi biaya transport yang juga cukup besar.” Tuturnya. 

Ditanya tentang hasil komunikasinya dengan Dinas terkait,  Pipink mengatakan Kadis Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo saat ini sedang di Jakarta. 

“Pak None sudah di Jakarta. Beliau akan memaksimalkan ini semua di Kementrian untuk verifikasi. Semuanya sudah dipersiapkan. Insentif guru honorer segera dibayarkan dan rencananya dirapel terhitung Januari tahun ini. Semoga bisa segera terselesaikan,” pungkasnya. (*)


BACA JUGA