Dr Salam, M.Pd, Kepala Dinas Pendidikan Gowa

Ini 8 Standar Harus Dipenuhi Jika Gowa Ingin Jadi Kabupaten Pendidikan

Senin, 07 Mei 2018 | 13:59 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Afrilian Cahaya Putri - GoSulsel.com

Gowa, Gosulsel.com – Pemerintah terus berusaha menjadikan Gowa sebagai Kabupaten Pendidikan. Ada delapan standar yang harus dipenuhi jika cita-cita tersebut ingin terwujud.

“Harus dipenuhi yakni, Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang terdiri dari 27 indikator. Saat ini standar pelayanan kita mencapai 80%. Tingkatan tahapannya pun saat ini meningkat, dari SPM ke Standar Nasional Pendidikan (SNP),” kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Gowa, Dr Salam, Senin (7/5/2018).

Terkait Standar Nasional Pendidikan, terdapat delapan standar. Pertama adalah standar pengelolaan, dimana standar ini tupoksinya pada kepala sekolah.

“Nah penguatan yang kita berikan ke kepala sekolah ini namanya adalah total quality management, quality control, dan quality essurent, itu khusus untuk standar pengelolaan,” tambahnya.

Berikutnya pada komponen layanan namanya, komponen layanan pertama yang distandarisasi adalah standar pendidik dan tenaga kependidikan.

“Baik dari segi quality kasi baik dari segi kuantitasnya, nah ini upaya yang kita lakukan adalah mengupgrade secara terus-menerus standar pendidik dan kependidikan,” tambah Dr Salam.

Untuk mengupgrade standar pendidik dan tenaga kependidikan ini, melalui diklat, dan Pusat Study Belajar Guru yang bekerja sama dengan Sampoerna Foundation.

“Ini semua adalah upaya untuk mengupgrade kompetisi pendidik dan tenaga pendidikan,” tutur Dosen UNM ini

Selanjutnya adalah standar sarana dan prasarana, berkat program pendidikan gratis, adanya Dana Alokasi Khusus, dan saat ini ada programnya Bantuan Pemerintah Pusat (Bank ta’) dimana tahun lalu 26 sekolah mendapatkan program Bank ta’, dan tahun ini Disdik Gowa akan mengusulkan 48 sekolah untuk memperbaiki sarana dan prasarana sekolah. Baik sifatnya rehap maupun Ruang Kelas Baru (RKB).

“Tahun ini juga kita akan mendapatkan yang namanya Unit Sekolah Baru (USB) pada jenjang SMP. Semua itu terkait dengan menstandarisasi sarana dan prasarana,” terangnya.

Berikutnya untuk standar pembiayaan Dr salam mengatakan, pihaknya sudah mencapai 90 sekian persen, ini semua berkat adanya pendidikan gratis.

Sementara pada standar layanan terdiri atas tiga. Yakni standar Isi, standar proses dan penilaian. Darinketiga standar tersebut, baik semua sekolah tahun ini di Kabuoaten Gowa yakni SD dan SMP sudah diusulkan untuk menggunakan kurikulum 2013.

“Tahun kemarin itu 64 persen, tahun ininkita usulkan semua 100 persen, dalam rangka pemenuhan standar layanan tadi, yakni isi, standar proses, dan standar penilaian

Jika tujuh standar nasional pendidikan ini bisa terpenuhi, maka standar terakhir yakni, standar kompetensi lulusan itu dapat terwujud.(*)

 


BACA JUGA