#

Usai Deklarasi “DIAmi” NasDem Minta Indira Jangan Manfaatkan Nama IAS

Rabu, 22 November 2017 | 15:14 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

Makassar, Gosulsel.com – DPD Partai NasDem Kota Makassar menggelar rapat pra kondisi evaluasi dan konsolidasi, di Kantor DPD NasDem Makassar, Jln RS Faisal, pada Selasa malam (21/11/2017).

Dalam rapat tersebut dibahas desain pergerakan pemenangan NasDem di Pilwali Makassar. Diketahui partai besutan Surya Paloh ini mengusung Ketua NasDem Makassar, Andi Rachmatika Dewi untuk running pada hajatan politik lokal lima tahun mendatang.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) NasDem Makassar, Mario David mengatakan, hasil rapat tersebut akan ditindak lanjuti dengan rapat pleno diperluas. Pada rapat pleno mendatang mengagendakan membahas evaluasi dan konsolidasi pergerakan tim pemenangan partai.

Legislator DPRD Kota Makassar ini mengungkapkan, pada rapat yang digelar selama 3 jam itu menemukan banyak fakta lapangan yang perlu segera dilakukan perbaikan dan pemantapan. “Seperti kesolidan serta semangat bersatu dan berjuang untuk menang terus digelorakan,” ungkap Mario, pada Rabu (22/11/2017).

Dalam rapat yang dihadiri seluruh unsur pimpinan dan pengurus teras DPC NasDem se-Kota Makassar ini dominan merekomendasikan, bagaimana pergerakan mengantisipasi calon lawan pasangan incumbent Ramdhan Pomanto yang menggandeng salah satu kader NasDem yakni Indira Mulyasari Paramastuti. 

Diketahui, pada sore hari ini, pasangan yang menggunakan tegline “DIAmi” itu akan menlangsungkan deklarasi pasangan di Anjungan Pantai Losari, Jln Penghibur, Makassar.

“Kami meminta mulai hari ini, setelah deklarasi pasangan DIAmi, saudari Indira tidak lagi menggunakan simbol-simbol partai, simbol kedekatan dengan keluarga IAS (Ilham Arif Sirajuddin) dan kedekatan lainnya sesama anggota Fraksi NasDem yang ada di DPRD Makassar.” tegas Mario.

Lebih jauh, dia memperjelas, sikap itu sekaligus sebagai tanda bahwa di dalam tubuh organisasi NasDem tidak ada dualisme keberpihakan.

Untuk diketahui, rapat ditutup dengan menggelorakan yel-yel  “NasDem Partaiku, Rahmatika dewi Wali kotaku, serta dilanjutkan dengan doa bersama.(*)


BACA JUGA