Gelar Bursa Inovasi Desa, Bupati Gowa: Kepala Desa Harus Melek Teknologi dan Informasi

Kamis, 28 Desember 2017 | 15:40 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Afrilian Cahaya Putri - GoSulsel.com

Gowa, GoSulsel.com — Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Pemerintah Kabupaten menggelar Bursa Inovasi Desa Tingkat Kabupaten Gowa. Kegiatan yang berlangsung di Gedung H Bate Sungguminasa ini diikuti oleh 564 peserta yang terdiri dari 121 kepala desa, 121 kepala BPD, dan 121 LKMD. Dalam sambutannya Kepala Dinas PMD, Muh Asrul mengatakan bahwa tujuan kegiatannya ini untuk memperkenalkan inisiatif atau inovasi masyarakat di desa. “Ini dimaksudkan agar dalam penyelenggaraan kegiatan-kegiatan yang ada di desa dapat berjalan dengan baik, serta menjalin komitmen pemerintah desa untuk mengadopsi atau mereplikasi inisiatif yang ada di dalam bursa,” jelas Muh Asrul yang juga selaku Koordinator Bursa Inovasi Desa. Sementara itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan bahwa dengan mengikuti perkembangan zaman yang ada, orang nomor satu di Gowa ini menekankan adanya inovasi bagi seluruh kepala desa. “Selain berinovasi, kepala desa harus melek informasi dan teknologi, karena karena dizaman sekarang teknologi dan informasi menjadi sesuatu yang penting dalam sebuah keberhasilan, dan inilah yang menjadi penekanan saya untuk kepala desa,” jelas Bupati Adnan kepada Media. Sehingga setiap desa tak hanya melakukan program-program belaka, jadi harus ada yang namanya inovasi. “Contohnya dia melakukan inovasi yang anggaran desanya itu dia fokuskan pada infrastruktur, lebih di titik beratkan pada UMKM misalnya, atau lebih di titik beratkan pada pendidikan dan kesehatan, atau berbagai macam pertanian dan lain-lain,” tambahnya. Bupati Adnan menitipkan harapkan dengan adanya giat ini menjadi ajang sharing bagi seluruh kepala desa, agar bisa saling mengetahui perkembangan desanya masing-masing. Diakhir wawancara Bupati mengatakan, jika Desa tidak bersinergi dengan pemerintah kabupaten, maka kita tidak mampu menurunkan angka kemiskinan diatas 8 persen. (*)


BACA JUGA