Akhir Tahun 2017, Inflasi Bulukumba Masuk Sepuluh Besar Terendah Nasional

Rabu, 03 Januari 2018 | 12:06 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: A Nita Purnama - GoSulsel.com

Makassar, Gosulsel.com – Kabupaten Bulukumba masuk dalam jajaran kabupaten/kota dengan inflasi terendah di bulan Desember 2017. Kabupaten ini menjadi satu-satunya kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sulsel yang masuk ke dalam 10 besar inflasi terendah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan (Sulsel), pada bulan Desember 2017, tercatat sejumlah 82 kota IHK se Indonesia mengalami inflasi. Termasuk seluruh kota di Sulsel.

“Semua kota di Indonesia alami inflasi termasuk nasional,” kata Kepala BPS Sulsel, Nursam Salam, Selasa (2/1/2018)..

Inflasi tertinggi di Sulsel dialami oleh Parepare sebesar 1,11%, disusul Makassar sebesar 1,09%, Palopo sebesar 0,93%, Watampone sebesar 0,63%, dan Bulukumba 0,30%.



“Bulukumba masuk urutan keempat dari 10 besar inflasi terendah. Meskipun seluruh kota naik, Bulukumba juga naik namun dalam posisi terendah setelah Sorong, Metro Lampung dan Manokwari,” jelasnya.

Nursam menilai inflasi Sulsel selama tahun 2017 terkendali cukup baik sehingga laju inflasinya moderat. Sulsel juga bahkan pernah mengalami empat kali deflasi di tahun tersebut.

“Di Sulsel, selama tahun 2017 tidak ada kabupaten/ kota yang mengalami inflasi lebih dari 2%. Makassar sempat inflasi mencapai 1,14% di Januari lalu 1,09% di Desember. Inflasi Makassar di Desember lebih rendah dari awal tahun 2017,” tukasnya.(*)


BACA JUGA