#

Usai Daftar di KPU, NH Akui Pernah Terpidana

Senin, 08 Januari 2018 | 14:23 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Kandidat calon Gubernur Nurdin Halid akui pernah menyandang status terpidana. Hal ini dibeberkan usai mendaftar di KPU Sulsel bersama calon wakilnya, Aziz Qahar,Senin (8/1/2018).

Saat ditanya perihal antisipasi jika terjadi serangan black campaign soal kasus hukum yang pernah dia alami, Ketua DPD I Golkar Sulsel ini blak-blakan.

“Luka ini tidak bisa dihapus dengan masa lalu. Tapi ada fakta ada fitnah. Fakta, adalah NH pernah pernah mendapatkan hukuman dari negara, adalah sebuah fakta yang tidak bisa dihapus,” kata NH, akronim akrabnya, pada sesi konferensi pers.

Menurutnya, setiap manusia pasti punya masa lalu, akan tetapi tidak boleh ditekan masa depannya. Apalagi, jika yang bersangkutan memiliki kemampuan untuk bisa memperbaiki dan lebih baik untuk bangsa dan negara.



“Yang saya ingin katakan kepada masyarakat Sulawesi Selatan bahwa saya memang pernah dipidana tapi saya bukan seorang keruptor. Karena saya tidak pernah korupsi,” ucapnya.

Dia mengatakan, hal itu berdasarkan keputusan hukum. Dimana, kata dia, saat di Pengadilan Negeri Jakarta selatan dia nyatakan bebas murni.

“Kemudian jaksa melakukan kasasi, dan dikasasi saya mendapatkan hukuman. Tetapi malaikat menuntun menerangkan hatinya dalam menulis putusan, dikatakan menimbang terdakwa tidak menikmati hasil tindak pidana korupsi, dan itu tertulis,” tuturnya.

Dia menjelaskan, jika tidak menikmati artinya tidak ada korupsi. menurutnya pada saat itu hanya kebijakannya yang diadili. 

“Dan ini saya tidak bisa saya sembunyikan, dan saya mengatakan saya pernah dipidana. Tapi pernah dipidana bukan karena sebuah kesalahan tapi sebuah kebijakan dari negara,” tandasnya.(*)


BACA JUGA