SYL Resmikan Kantor Samsat Jeneponto

Rabu, 17 Januari 2018 | 18:20 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

Jeneponto, GoSulsel.com – Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) meresmikan kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendapatan Wilayah Jeneponto, Rabu (17/1/2018).

Kantor Samsat Jeneponto yang baru berada di Jalan Pahlawan, tidak jauh dari samsat yang lama.

Dalam sambutannya, Gubernur SYL menyebutkan, Kabupaten Jeneponto tumbuh dengan sangat baik, dimana perekonomian masyarakat Jeneponto semakin membaik, sehingga daya beli masyarakat membaik untuk membeli kendaraan. Inilah salah satu alasan kantor Samsat Jeneponto harus direnovasi selain untuk memberikan kenyamanan pada pelanggan Samsat. SYL juga berharap dengan kantor yang baru ini pelayanan Samsat Jeneponto semakin ditingkatkan.

“Akselarasi perekonomian, dinamika dan mobilitas masyarakat di Jeneponto semakin meningkat yang membuat masyarakat mampu memiliki kendaraan, karenanya pelayanan pada pelanggan samsat harus ditingkatkan,” kata Syahrul YL.



Ia berharap hadirnya kantor ini akan memacu pelayanan publik yang lebih baik dan masyarakat lebih sadar untuk membayar pajak kendaraan.

Jumlah penduduk di Jeneponto bersama jumlah kendaraan yang ada di Kabupaten Jeneponto yang terus berkembang. Pada tahun 2016 penduduk Jeneponto sebanyak 357.807 jiwa, sedangkan jumlah kendaraan per 31 Desember 2017 mencapai 43.914 unit kendaraan.

Masyarakat Jeneponto menurutnya, adalah masyarakat yang taat dalam membayar pajak. Selanjutnya pajak dari masyarakat itu dikembalikan pemerintah dalam bentuk fasilitas dan pelayanan publik yang baik.

Sementara itu, Bupati Jeneponto Iksan Iskandar berharap, hadirnya kantor Samsat ini dapat meningkatkan pendapatan Pemkab Jeneponto.

“Kita sudah merasakan manfaat hadirnya samsat melalui dari bagi hasil (DBH) yang kami terima dari Bapenda Sulsel. Pada tahun 2017 kemarin kami menerima dana bagi hasil sebesar Rp 45 miliar, sementara pada tahun sebelumnya kami hanya menerima Rp 20 miliar dan Rp 38 miliar. Kita berharap dana bagi hasil yang kami terima akan lebih meningkat lagi,” sebut Iksan.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel Tautoto Tanaranggina, menyebutkan pembangunan Samsat Wilayah Jeneponto menggunakan sumber dana dari APBD Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2017 sebesar Rp2,95 miliar. Samsat ini berdiri di atas tanah seluas 1.800 meter persegi, yang merupakan lahan milik Pemerintah Jeneponto yang dihibahkan pada Pemerintah Provinsi Sulsel.

Kepala UPT Pendapatan Wilayah Jeneponto, H. Sofyan SH, MM, menambahkan, tren kepemilikan kendaraan di Jeneponto terus meningkat, animo masyarakat cukup bagus untuk pembelian kendaraan bermotor baru terutama di akhir Desember. (*)


BACA JUGA