KPPU Minta Pemerintah Bangun Sentra Produksi Beras di Daerah

Jumat, 19 Januari 2018 | 13:16 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: A Nita Purnama - GoSulsel.com

Makassar,Gosulsel.com – Sulsel salah satu sentra produksi beras di Indonesia. Daerah ini memproduksi beras sekitar 8% dari total produksi beras nasional sebesar 50 juta ton.

“Data Kementan menyebutkan produksi beras kita 50 juta ton, 8% nya itu diproduksi oleh Sulsel. Lalu Jatim memproduksi 17,5%, Jateng produksi 15%, Jabar 15%, Sumsel 5,5% dan Sumut 5,5%,” ujar Kepala Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Sarkawi Rauf, saat ditemui beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan pemerintah perlu membangun pasar induk beras baru di sentra-sentra produksi beras tersebut. Hal ini agar menjadi referensi dan barometer baru bagi pengambil kebijakan maupun pelaku usaha untuk mengetahui stabil tidaknya pasokan dan harga beras.

“Kita butuh referensi harga maupun pasokan yang baru, disitulah urgensi kenapa kita butuh pengembangan pasar induk beras diluar pasar induk beras Cipinang,” jelasnya.



Ia mengungkapkan, selama ini Indonesia sangat bergantung pada pasar induk Cipinang untuk melihat kestabilan pasokan dan harga beras. Beras yang masuk ke pasar induk Cipinang di hari Senin sebanyak 5000 ton, dihari lain 3000 ton. Angka tersebut turun, sehingga terlihat seolah keterseiaan beras di sentra produksi ikut turun.

“Padahal jika kita lihat faktanya sekarang pasokan beras ke pasar induk Cipinang memang berkurang 30-35%, tetapi di daerah seperti Sulsel, Sumut, Sumsel bahkan Kateng ketersediaan beras cukup,” tutupnya.(*)

 


BACA JUGA