SYL Hadiri Rapat Bersama Presiden Jokowi Terkait Kemudahan Berusaha

Selasa, 23 Januari 2018 | 11:03 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Makassar, Gosulsel.com – Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) ke Jakarta untuk menghadiri dua agenda penting, Selasa (23/1). Pertama, akan mengikuti Rapat Kerja Pemerintah Pimpinan Presiden dan Wakil Presiden RI terkait pelaksanaan kemudahan berusaha di daerah yang dilaksanakan di Istana Negara Jakarta. Agenda kedua, GovPay Summit di Hotel Mulia Senayan Jakarta.

“Setelah acara di Istana Negara dengan agenda rapat kerja gubernur dan Ketua DPRD bersama Presiden RI, Gubernur SYL akan hadir sebagai pembicara di GovPay Summit,” kata Devo Khadafi, Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel.

Untuk agenda rapat kerja bersama Presiden Jokowi, kehadiran Sulsel penting sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi dan investasi, serta menjadi daerah dengan kemudahan pemberian pelayanan kemudahan dalam berusaha.

Selain itu, sejak dibentuknya Perpres Nomor 91 Tahun 2017 mengenai Peraturan Percepatan Pelaksanaan Berusaha, pemerintah terus berupaya meningkatkan investasi dan kemudahan berusaha dalam membangun perekonomian Indonesia.



Diketahui, sejak Perpres ini keluar yaitu pada 24 September 2017, untuk new entrants, terdapat 1.054 proyek dengan nilai sebesar USD 42,6 miliar yang merupakan kenaikan nilai investasi negara sebesar 23 persendari tahun sebelumnya, sampai dengan 14 Desember 2017.

Agenda kedua, di GovPay Summit ini SYL akan menjadi pembicara pada panel diskusi dengan tema Provinsi Bintang Indonesia (Indonesian Stars Provinves). Ia akan dipanel bersama Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, dan Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi.

Adapun tujuan dari pertemuan ini adalah untuk mempromosikan metode pengelolaan perpajakan, sistem keuangan, pembayaran eletronik (e-payment), pengadaan secara eletronik (e-procurement), penganggaran eletronik (e-budgeting), dan keamanan pembayaran terkini.

Pertemuan puncak regional ini dihadiri oleh para penentu kebijakan serta pelaku industri bidang terkait di kawasan Asia Pasifik. (*)


BACA JUGA