Bupati: Sudah 12 Tahun Jumat Ibadah Digelar di Gowa

Jumat, 26 Januari 2018 | 14:40 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Afrilian Cahaya Putri - GoSulsel.com

Gowa, Gosulsel.com — Jumat Ibadah pekan ke-empat di bulan Januari ini tampak berbeda, Pencerahan Qolbu Jumat Ibadah kali ini berlangsung di SMA Negeri 9 Gowa, tepatnya di Masjid Nur Ichsan.

Pencerahan Qolbu Jumat Ibadah ini dihadiri Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan. Dan Tausyiah kali ini dibawakan langsung oleh Ustad Muh Muksin Ramlan.

Dalam tausyiahnya, Ustad Muksin menyampaikan tentang hebatnya ilmu pengetahuan.

Kata Ustad Muksin, Ilmu bisa menjaga kita, tapi harta tidak bisa menjaga kita, selain itu ilmu tidak akan habis walau sampe kapanpun, beda dengan harta yang gampang habis.



“Jika kalian para siswa mau sukses, yang pertama harus belajar, datang kesekolah untuk belajar, kedua jangan pernah kurang ajar kepada guru kita, secerdas apapun jika berdosa kepada orang tua atau guru, maka tidak akan berkah semua ilmu yang kalian dapatkan,” kata Ustad dihadap ratusan siswa.

Sementara itu, Bupati Adnan dalam sambutannya mengatakan jumat ibadah sudah berjalan 12 tahun di Gowa, tujuannya tak lain untuk membangun daerah yang lebih baik, dan agama yang lebih baik.

“Berbicara jumat ibadah bukan berbicara seberapa banyak jemaahnya, tapi bagaimana kita memaknainya dengan setiap doa yang dipanjatkan tiap minggunya,” jelas Bupati Adnan.

Bupati Adnan juga mengungkapkan, pemerintah kabupaten Gowa komitmen fokus pada pendidikan.

“Mari kita jadikan kabupaten Gowa menjadi kabupaten pendidikan pertama di provinsi Sulawesi Selatan ini,” tuturnya.

Lanjut Adnan, Kabupaten Gowa bekerja sama dengan 28 universitas di Indonesia sebagai bentuk investasi Sumber Daya Manusia 25 tahun.

“Dimana lulusan terbaik akan dites untuk bisa kuliah di universitas terbaik,” ujarnya Bupati termuda se-KTI ini.

Program tersebut kata bupati, dinamakan dari Gowa untuk Indonesia, dimana pemerintah kabupaten Gowa memfasilitasi sampai selesai kuliah.

Selain itu kata bupati, kemajuan suatu daerah bukan dari banyaknya gedung-gedung pencakar langit.

“Buat apa ada gedung-gedung pencakar langit jika ada anak-anaknya yang tidak bersekolah, masyarakatnya pada layanan kesehatan tidak terlayani dengan baik,” tambahnya.

Tongkat estafet kepemimpinan menurut Bupati Adnan, ada pada siswa dan siswi SMA Negeri 9 Gowa, sehingga harapan bupati siswa dan siswi harus betul-betul fokus pada pendidikannya.

Dalam kunjungan kali ini Bupati Adnan mengungkapkan kebahagiaan dan kebanggaan dirinya bersama rombongan hadir di SMA Negeri 9 Gowa. Harapannya Jumat ibadah akan terus berlanjut setiap pekannya.

Selain itu, dihadapan guru dan seluruh siswa, Bupati mengatakan akan memberikan dana sebesar 50 juta untuk perbaikan masjid Nur Ichsan.(*)


BACA JUGA