SYL ke NasDem, Pengamat: Jembatan ke Pentas Nasional

Jumat, 23 Maret 2018 | 02:05 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Makassar,Gosulsel.com –Pengamat politik Universitas Bosowa, Arief Wicaksono mengatakan keputusan Syahrul Yasin Limpo  pindah ke NasDem terbilang lambat. Meski demikian, kepindahannya dari Partai Golkar merupakan keputusan yang sangat tepat.

“Menurut saya langkah itu bisa menjadi semacam jembatan menapaki karir di pentas nasional, apalagi jika misalnya Pak JK sudah menjadi guru bangsa kedepan,” katanya. 

Dekan Fisipol Unibos ini mengakui Partai NasDem merupakan partai politik yang sedang bersiap menggantikan posisi Demokrat. Apalagi sudah menyatakan diri sebagai poros utama pendukung Jokowi. 

Sementara di Golkar, baik tingkat DPP maupun DPD Sulsel, kata Arief langkah SYL sebenarnya sudah diuji melalui forum munas Golkar di Bali, namun dewi fortuna belum merapat ke SYL.

“Sehingga mau tidak mau SYL harus mengevaluasi kembali posisinya dan juga gerbong kekuatan politiknya di Golkar, meskipun Ayahanda beliau termasuk pendiri Golkar di Sulsel,” lanjutnya.

Sebagai partai yang mapan, Arif menyebutkan tGolkar Sulsel akan merasa kehilangan SYL. Namun idealisme dan pragmatisme politik SYL nampaknya belum mendapat apresiasi dari Nurdin Halid sebagai Ketua Golkar Sulsel saat ini. 

“Apalagi NH yang secara luas diketahui merupakan seteru abadi SYL tentu tidak tinggal diam, jika SYL dan gerbongnya masih tetap bermain di Golkar,” tutupnya. (*) 


BACA JUGA