Polres Gowa & UPT SMA-SMK Larang Siswa Tak Konvoi Setelah UNBK

Jumat, 06 April 2018 | 05:57 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Afrilian Cahaya Putri - GoSulsel.com

Gowa,GoSulsel.com – Polres Gowa dan UPT SMA-SMK Diknas Sulsel, melarang siswa konvoi di jalan setelah mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). 

Larangan ini selaian mengganggu ketertiban lalu lintas juga mencegah kecelakaan di jalan raya. 

“Kami sudah mengeluarkan imbauan yang sudah disampaikan ke Kepala Sekolah (Kepsek) mengenai larangan konvoi di jalan pasca ujian. Saya juga sudah mengintruksikan petugas agar melakukan razia siswa yang konvoi,” kata Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, saat dihubungi. 

Terpisah, Kepala UPT SMA/SMK Gowa Diknas Sulsel, Andi Ernawati mengatakan, pihaknya bersama dengan Kepsek masing-masing sudah mengantisipasi agar siswa tidak konvoi di jalan pasca UNBK. 

“Kami sudah membuat kesepakatan yang sudah ditandatangani oleh orangtua siswa mengenai larangan konvoi itu. Disamping, memberikan pemahaman budaya taat tidak konvoi dan aksi coret-coret,” ujarnya, saat dikonfirmasi melalui via Whatsapp, Kamis (5/4/2018).

Meski ada larangan agar siswa tidak konvoi di jalan, namun tidak diindahkan oleh sejumlah siswa. Buktinya, sejak hari kedua pelaksanaan UNBK, ada sebagian kelompok siswa yang konvoi ugal-ugalan di jalan, seperti terjadi di Jl Masjid Raya, Sungguminasa, Gowa. 

Dalam aksi ini sangat diresahkan oleh pengguna jalan. Salah satunya, Roswiah. Ia merasa sangat terganggu ada konvoi siswa di jalan. 

“Saya jadi takut ada kelompok siswa yang konvoi di jalan. Saya sebagai pengendara motor saya takut. Takut diserempet,” kata dia kepada wartawan. (*)


BACA JUGA