Mendagri Sebut SYL Dapat Rekor MURI dengan Rekor 25 Tahun Jadi Kepala Daerah

Selasa, 10 April 2018 | 10:21 Wita - Editor: Baharuddin -

Makassar, Gosulsel.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo melantik Penjabat Gubernur Sulsel Soni Sumarsono. Ia akan melanjutkan tugas Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang telah mengakhiri tugasnya selama 10 tahun. 
 
Mendagri melakukan Pelantikan Penjabat Gubernur Sulsel dan Serah Terima Jabatan Gubernur Sulsel di Ruang Pola, Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (9/4).
 
Tjahjo punya kesan tersendiri terhadap SYL selama menjabat gubernur Sulsel. Dirinya,  atas nama pemerintah Indonesia mengucapkan terima kasih atas apa yang diberikan. 
 
“Atas nama pemerintah pusat, saya menyampaikan terima kasih atas dedikasi, pengabdian dan loyalitas 10 tahun yang dilaksnaakan oleh Pak SYL,” katanya. 
 
Ia juga menyebutkan bahwa, SYL merupakan kepala daerah yang memiliki waktu terlama menjabat. 
 
“Mungkin, ini memecahkan rekor MURI menjadi kepala daerah dengan 25 tahun menjabat. Belum lagi dihitung sebagai camat,  kepala desa dan pimpinan partai politik. 
 
Ia juga menyampaikan keberhasilan SYL tidak lepas dari peran serta orang yang membantunya, khusunya, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu’mang yang menjalankan tugasnya dengan baik. 
 
“Khususnya Pak Agus yang mendampingi. Saya banyak belajar sama pemimpin daerah, Wakil presiden, ini juga harus sama posisinya dengan wakil gubernur dan wali kota. Namanya wakil ya wakil,” sebutnya. 
 
Iya juga berpesan kepada kepala daerah seSulsel yang hadir untuk bisa menjaga keharmonisan. 
 
Ia juga berharap kesuksesan SYL dalam memimpin Sulsel dapat dilanjutkan oleh Soni Sumarsono sebagai Penjabat Gubernur. 
 
“Saya yakin pak Soni mampu membangun sinergi dengan seluruh elemen yang ada di Sulsel,” harapnya. 
 
Mendagri menyampaikan ada empat tantangan bangsa ini. Pertama, pihak yang ingin menghancurkan bangsa, kedua, masalah narkoba, ketiga adalah masalah korupsi, dan keempat adalah masalah ketimpangan sosial. 
 
Ia berharap SYL bisa tetap berkontribusi membaktikan diri kepada Indonesia. 
 
“Selamat bertugas, pengabdian akan berakhir jika kita sudah menghembuskan napas terakhir,  dimanapun disitulah pengabdian ada,” ucapnya. 
 
Tjahjo menjelaskan pelantikan penjabat ini seharusnya dilaksanakan di Jakarta. Namun, kali ini dilaksanakan di Makassar. 
 
“Atas izin presiden, saya minta dilantik ke Makassar, dan besok juga di Jayapura,” ungkapnya.(*) 

 


BACA JUGA