Dimata Deng Ical Sineas Makassar Tidak Kalah Dengan Kota Lain

Rabu, 02 Mei 2018 | 12:05 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: A Nita Purnama - GoSulsel.com

Makassar, Gosulsel.com – Pekan Film Makassar yang dilaksanakan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) sebagai salah satu wadah atau bentuk apresiasi terhadap para pelaku sineas industri perfilman di kota Makassar.

Hal demikian disampaikan Kepala Disparekraf Makassar, Rusmayani Majid, di malam puncak penganugerahan film pendek, yang berlangsung di Hotel Gammara, Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Selasa (02/05/2018).

“Diharapkan para pelaku sineas budaya Makassar untuk terus berkarya dengan film-film yang mempresentasikan kekayaan dan seni budaya masyarakat Sulawesi Selatan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kualifikasi dan estetika serta kearifan lokal,” kata Rusmayani Majid.

Sementara Deng Ical sapaan akrab Plt Wali Kota Makassar mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelaku perfilman di Makassar, karena berkat karya-karya mereka semua sehingga Makassar ini bisa dikenal banyak orang.

“Kami sekali lagi menyampaikan penghargaan dan terima kasih, karena banyak yang tidak sadar kalau apa yang diperbuat selama ini telah memberikan pengaruh yang besar terhadap kemajuan pertumbuhan ekonomi kretif di kota Makassar, dan salah satunya itu adalah bidang perfilman,” tuturnya.

Hal itulah yang membuat kota Makassar dipilih sebagai salah satu dari 5 kota kreatif di Indonesia. Bahkan kata dia, Makassar juga masuk menjadi salah satu kordinator untuk Indonesian Indonesia Creative City Network (ICCN).

Menurutnya, banyak orang yang tidak menyangka jika Makassar ini bisa masuk salah satu kota ferfilman nasional. Dalam jangka waktu 3 tahun terahkir ini sudah ada 32 judul film dibuat oleh anak-anak Makassar yakni Halo Makassar, Cendolo Na Tape, Silariang dan beberapa judul film lainnya.

“Hal itu menandakan bahwa karya anak muda Makassar tidak kalah dari kota lainnya dalam hal pembuatan film, dan diharapkan kedepannya para pelaku sineas Makassar dapat terus berkarya dalam sektor perfilman,” harap Deng Ical.(*)


BACA JUGA