#

Janji Ekspor Nikel di Bantaeng Isapan Jempol, Warga Bantaeng: NA Jangan Selalu Andalkan Opini

Minggu, 06 Mei 2018 | 16:53 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

MAKASSAR, Gosulsel.com — Janji Calon Gubernur nomor urut 3, Nurdin Abdullah (NA) mengundang seluruh warga Sulsel untuk menghadiri dan menyaksikan ekspor perdana nikel di Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) hanya isapan jempol belaka.

Padahal pernyataan itu disampaikan saat debat kandidat yang hampir disaksikan oleh seluruh masyarakat Sulsel melalui siaran chanel tv dan live treaming aplikasi youtube beberapa waktu lalu. Pada saat itu, dengan enteng NA mengundang kompetitornya di Pilgub Sulsel Agus Arifin Nu’mang dan masyarakat Sulsel secara terbuka.

Alhasil, undangan itu hanya isapan jempol belaka. Hingga saat ini belum ada tanda-tanda ekspor perdana. Bahkan, pelabuhan yang ada di sekitar area KIBA belum memiliki fasilitas yang mumpuni. Tidak hanya itu saja, akan tetapi belum ada kapal yang pernah berlabuh pada pelabuhan yang ukurannya sederhana itu.

Pernyataan NA pun dinilai hanyalah pembohongan publik. Salah satu warga Bantaeng, Yudhan Jaya mengaku sangat menyayangkan pernyataan eks Bupati Bantaeng itu yang ujung-ujungnya membohongi masyarakat se Sulsel. Apalagi disampaikan pada saat debat.

“Kami sangat menyangkan pernyataan NA pada saat debat kandidat yang mengajak ke Bantaeng untuk menyaksikan ekspor perdan Nikel (smalter) tanggal 5 Mei 2018,” kata Yudha, Minggu (5/5/2018).

Aktivis Mahasiswa ini menyampaikan mosi tidak percaya kepada pasangan Andi Sudirman Sulaiman itu di Pilgub. Dia menyayangkan NA hanya selalu membuat opini publik.

Memang wajar, jika apa yang disampaikan NA itu adalah pencitraan berlebihan, pasalnya disampaikan pada panggung politik debat kandidat. Sayangnya, lagi-lagi tidak berhasil dibuktikan atau direalisasikan.

“Mestinya NA tidak membuat pernyataan yang ujung-ujungnya memunculkan opini publik atau mosi tidak percaya,” tegas Yudha, pemuda yang lahir dan besar di Bantaeng.

Olehnya, dia menyampaikan ke NA untuk tidak melebih-melebihkan hanya karena ambisi pencitraan di Pilgub. Menurutnya, masyarakat mayoritas sudah banyak yang tau, bahwa ada beberapa pembangunan industri di Bantaeng, akhirnya gagal, termasuk pengalengan ikan.

“Kalau memang kerja sejengkal tidak usah mengekspose semeter,” tandasnya.(*)


BACA JUGA