Awasi Pelaku Usaha “Nakal”, KPPU Makassar Lakukan Sidak Selama Ramadan

Jumat, 25 Mei 2018 | 02:06 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: A Nita Purnama - GoSulsel.com

Makassar, Gosulsel.com – Memasuki bulan Ramadan harga beberapa kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan terutama jelang lebaran. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) pangan melakukan pengawasan serentak.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua KPPU Kantor Perwakilan Daerah (KPD) Makassar Aru Armando, saat menghadiri forum jurnalis, di Gedung Keuangan Negara (GKN) II Makassar, Jalan Urip Sumiharjo KM.4, Kamis (24/05/2018).

“Terkait pengawasan pangan jelang lebaran kami dari satgas pangan melakukan pengawasan serentak baik di pusat maupun daerah. Jadi KPPU tidak akan melakukan pengawasan pangan sendirian kita juga berkolaborasi dengan instansi lainnya.

Dijelaskannya, kenaikan di beberapa komoditas dipengaruhi beberapa faktor. Namun, tidak menutup kemungkinan adanya praktik-praktik penimbunan atau kartel sehingga KPPU perlu mengawasi hal tersebut.

“Jelang lebaran memang kecenderungan bahan pokok naik. Biasanya ini reaksi alami karena permintaan tapi kita akan selalu aware apakah ini adalah mekanisme pasar atau karena adanya persaingan usaha yang tidak sehat,” jelasnya.

Lanjutnya, Satgas Pangan akan melakukan sidak rutin selama Ramadan hingga lebaran. Diharapkan kenaikan pangan ini tidak terpengaruh signifikan sebagai penyumbang inflasi di negara ini, apalagi ada faktor kenaikan dollar.

“Kami akan mengawasi agar nanti masyarakat tidak dibebani dengan kenaikan harga yang tidak wajar,” paparnya.

KPPU telah melakukan survei sejak Januari di beberapa kota/kabupaten di Sulsel. Dari komoditas pangan yang disurvei, ada 3 komoditas yang presentasi kenaikannya tinggi.

“Yang cukup tinggi ada tiga, daging ayam, telur ayam, cabai merah. Yang lain ada kenaikan tapi presentasinya tidak cukup tinggi,” tutupnya.(*)


BACA JUGA