Andi Arwien Jabat Pj Wali Kota Palopo Hanya 2,5 Bulan

Senin, 09 Juli 2018 | 16:28 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Palopo,GoSulsel.com – Andi Arwien Azis hari ini resmi menjabat sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Palopo, hal ini beradasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri yang dibacakan oleh Penjabat Gubernur Sulsel Soni Sumarsono pada acara pelantikan Pj Wal Kota Palopo di Lapangan Pancasila, Kantor Wali Kota Palopo, Senin, (9/3/2018).

Arwien akan menjalankan tugas selama 2,5 bulan dan akan berakhir pada 20 September mendatang.

pt-vale-indonesia

“Masa lama jabatannya, Insya Allah hingga Wali Kota definitif akan dilantik di Ibu Kota Provinsi (Makassar) pada tanggal 20 September 2018 oleh gubernur definitif,” kata Sumarsono.

Sementara itu, Gubernur terpilih akan dilantik pada tanggal 17 September 2018 di Ibukota negara (Jakarta). Dan saat itu juga Sumarsono akan mengakhiri jabatan sebagai Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan.

Usai pelantikan, Ia menyampaika. Harapannya, bahwa pemerintahan tidak boleh vakum.

“2,5 bulan harus pemerintahan harus berjalan, tidak boleh vakum. Yang kedua melaksanakan fungsi kepemimpinan transisional. Kebetulan Wali Kota yang terpilih sama,” sebutnya.

Arwien yang juga Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Sulsel diharapkan dapar membantu menyiapkan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) lima tahun ke depan.

“Itu namanya draf teknokratis yang harus segera dilakukan. Kalau draft yang disusun oleh partai politik atau calon namanya draf politis. Jadi Pak Erwien bisa saja mengundang timnya Pak Judas untuk menyusun dan mulai menyiapkan RPMJD, boleh saja,” sebutnya.

Intinya, jangan ada pintu yang tertutup bagi pemimpin yang akan menjalankan program ke depan.

Tugas lain, lain dari Arwien termasuk membangun iklim kondusif dan konsolidasi pasca Pilkada Serentak. Karena yang terpilih ada kemenangan bagi rakyat Palopo untuk itu masyarakat Palopo haru membangun kota ini secara bersama-sama.

Sementara, Andi Arwien mengatakan bahwa pada prinsipnya sebagai Wali Kota terbaik yang bisa dilakukan yang penting adalah melanjutkan apa yang menjadi program kegiatan yang sudah dicanangkan pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2018.

“Ini tugas saya bagaimana mempercepat mengimplementasikan segala program kegiatan yang pro rakyat. Terutama itu masyarakat menunggu kita, masyarakat tidak ingin adanya stagnan dan dalam program-program yang sudah dipersiapkan untuk masyarakat,” jelasnya.

Ia bertugas beberapa bulan ke depan memastikan program itu sudah dapat berjalan dan menyatu langsung kepada seluruh masyarakat. Ia juga ingin walaupun bertugas hanya beberapa bulan tetapi kehadiran dan kerjanya dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Paling penting sehingga dalam berapa bulan ke depan saya dapat mengimplentasikan program yang tidak terlalu lama prosesnya, namun dapat lebih cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” harapnya.

Dalam penyusunan RPJMD kedepan, Arwien mengatakan akan melibatkan Wali Kota Petahan yang kembali terpilih Judas Amir untuj ikut terlibat.

“Kita akan memanggil petahana dalam penyusunan untuk tahun 2019, itu akan mengakomodir yang menjadi visi-misi terutama visi-misi yang telah dituangkan ataupun yang telah dicanangkan,” jelasnya.

Ia berkewajiban sebagai pemerintahan transisi untuk mengakomodir, dimana nanti pada saatnya nanti pada saat memimpin Kota Palopo, sehingga sudah terakomodir yang menjadi program prioritas mereka.

Diketahui, Arwien juga merupakan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Sulsel, Ia menegaskan berkewajiban tetap melaksanakan tugas sebagai pejabat pimpinan Pratama secara profesional.

“Saya tentunya akan bagi waktu kapan saya sebagai Wali Kota dan berada di wilayah dan kapan saya harus kembali ke Kantor Gubernur untuk bertugas sebagaimana tugas saya,” pungkasnya.(*)


BACA JUGA