Prihatin Kondisi Gunung Bawakaraeng, Pemkab Gowa Gelar Seminar

Senin, 06 Agustus 2018 | 14:53 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Afrilian Cahaya Putri - GoSulsel.com

Gowa, Gosulsel.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, menggandeng Forum Intelektual Selatan Sulawesi (FISS) menggelar Seminar dan Kadupakkang Gunung Bulu’ Bawakaraeng. Salah satu langkah konkret menanggulangi kerusakan yang lebih parah, Pemkab menggelar seminar.

“Kami turut sedih dengan kondisi gunung Bawakaraeng saat ini, oleh karena itu langkah kongkrit yang pemerintah Kabupaten Gowa ambil bersama dengan seluruh anak-anak komunitas yang ada, dengan mengadakan seminar dan Kadupakkang yang kita gelar hari ini, dengan tujuan untuk menyatukan persepsi kita menyatukan pemahaman kita terkait kondisi yang ada di gunung Bawakaraeng,” kata Bupati Gowa, Adnan Purictha Ichsan.

Seminar yang dihadiri sejumlah mahasiswa, komunitas pecinta alam, serta dari pimpinan SKPD, Bupati Adnan berharap, kedepannya langkah-langkah yang akan dilakukan tidak hanya oleh Pemkab Gowa saja, tetapi dengan seluruh komunitas yang ada untuk bisa bersama-sama membenahi gunung bawakaraeng ini.

“Paling tidak membersihkan dulu Gunung Bawakaraeng ini dari sampah, mungkin kedepan yang ada di pikiran saya, Gunung Bawakaraeng ditutup dulu untuk sementara, kita perbaiki dulu, kita turunkan smua dulu sampah-sampahnya kita tanami pohon-pohonnya, bukan hanya tanam, tapi kita rawat sampai betul-betul tumbuh,” jelas Adnan.



Begitu Gunung Bawakaraeng dibuka kembali, diharapkan untuk lebih selektif dalam mengawasi seluruh pendaki.

Diketahui, Seminar ini dibuka tiga sesi dengan pemateri yang berbeda. Sesi Pertama, warna gunung Bulu Bawakaraeng, pembicara dr Andi yaqub.

Sesi Kedua, deteksi terhadap tingkat kekritisan dan kesehatan air di hulu DAS Jeneberang oleh prof. Dorothea agnes R dan Riskawati.

Sesi Ketiga, analisis perkembangan erosi akibat perilaku pengunjung gunung bulu oleh dr Adi Tonggiroh, dian rachman M. M.kes. Prof. Paturungi parawansa, Dampak kunjungan dan aktifitas terhadap perubahan geomorfologi gunung bulu bawakaraeng oleh rasyidin S.Hut dr. Daud bakka.(*)

 


BACA JUGA