#

Pindah Partai, Arifin Kulle Tatap Harus Yakinkan Tim Pemenangannya

Senin, 20 Agustus 2018 | 17:54 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Pindah partai adalah salah satu solusi bagi Caleg incumben untuk menghindari acaman presidential threshold. Apalagi bagi mereka yang selama ini mengabdi di partai kecil.

Hal ini yang dilakukan Arifin Deng Kulle, legislator incumben PKPI. Arkul sapaan akrabnya telah bulat pindah ke Partai Demokrat. Dia bertarung di Pileg 2019 melalui Daerah Pemilihan (Dapil) Mamajang, Mariso dan Tamalate (Mamarita).

Mengevaluasi sikap pindah partai, Arkul tidak menepis bahwa ada perubahan konstelasi di internal tim dan relawan pemenangan. Dia mengaku, tidak semuanya tim bisa menerima keputusan itu.

Meski demikian, dia menjelaskan kepada semua konstituen, bahwa pindah partai adalah pilihan yang penuh pertimbangan untuk memuluskan langkahnya di periode ke dua. Apalagi, selama ini, dirinya memang bergabung di Fraksi Demokrat. Diketahui, di DPRD Makassar PKPI hanya mengontrol satu kursi, artinya tidak dapat berdiri sendiri untuk 1 fraksi utuh.



“Kalau konstelasi konstituen di bawah memang ada, tapi saya kira tidak terlalu bermasalah. Apalagi sebelum-sebelumnya sudah tau juga bergabung di Fraksi Demokrat,” kata Arkul saat ditemui di Gedung DPRD Kota Makassar, Senin (20/8/2018).

Hal lain yang dilakukan Arkul untuk memberikan pemahaman kepada konstituen, yakni menyampaikan kepada konstituen terlebih dahulu sebelum resmi hengkang ke Demokrat. Meski sebagaian ada yang kecewa, tapi menurut dia,mayoritas bisa menerima dengan baik alasan itu.

“Rata-rata sangat merespon baik. Jadi semua konstituen sudah kami sampaikan lebib awal,” ucap dia.

Lebih jauh dia mengatakan, saat ini, sejumlah tim dan relawan yang sejak lama terawat sudah mulai melakukan sosialisasi. “Sudah jalan,sementara mensosialisaiskan kita,” tandasnya.(*)


BACA JUGA