masakan tradisional yang dibuat Desi Trisnawati di Cooking Demo, Wisma Kalla, Jl Ratulangi, Jumat (9/10/2015).

Serunya Lomba Makan & Kepang Rambut Ala RCI

Senin, 20 Agustus 2018 | 13:34 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Ryan Saputra - Gosulsel.com

Gowa, Gosulsel.com – Sehari pasca detik-detik kemerdekaan RI ke 73 dirayakan segenap bangsa Indonesia pada 17 Agustus, Remaja Cinta Indonesia (RCI) Balang-balang, Kelurahan Bontomanai, Kecamatan Bontomarannu, Gowa tak mau kalah semangat.

Sebanyak 19 item lomba mulai lomba makan hingga olahraga bermain dilakukan diikuti puluhan anak-anak, remaja, kelompok dewasa hingga lansia.

Aneka lomba digelar selama dua hari mulai Sabtu hingga Minggu (19/8/2018) yakni lomba jalan bawa kelereng, lomba lari sarung, jalan jongkok pakai karung, masukan stik ke botol, lomba appamode, lomba makan kerupuk, makan telor, makan sosis, joget balon, makan mie pedas, lomba mengepang rambut. Semua lomba yang diikuti peserta terus menguras tawa penonton.

Dengan disponsori Gerindra Gowa, kegiatan bertema ‘Berpacu, Berjuang dan Juara’ ini menurut Ketua Panitia Pelaksana dari komunitas RCI, Nirwana Sari Nur, Minggu siang mengatakan, aksi lomba ini dilakukan sebagai sumbangsih generasi muda mengisi momen hari kemerdekaan tahun ini.



“Alhamdulillah banyak ibu-ibu, bapak-bapak, remaja dan anak-anak yang ikut lomba. Mereka antusias mengikuti setiap item lomba yang kami siapkan. Kami senang karena warga disini bahagia menikmati perayaan hari kemerdekaan. Kami berterima kasih partisipan yang mensupport kami. Kami sangat menikmati gaya kami merayakan hari kemerdekaan,” kata mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial UNM ini.

Terpisah salah seorang peserta lomba, ibu Ira, warga Bontomanai yang turut dalam lomba 17-an yang dilakukan RCI itu mengaku senang.

Ibu Ira yang menjuarai lomba makan telur tingkat ibu-ibu ini bahkan berharap HUT RI mendatang RCI kembali menggelar event lomba 17-an. “Saya dan anak saya ikut lomba. Saya senang sekali apalagi dapat juara. Saya juara makan telur dan anak saya juara makan sosisnya,” ucapnya sambil tertawa.

Keseruan peserta lomba memicu para penonton dan peserta lainnya tertawa terpingkal-pingkal apalagi saat sesi lomba lari sarung tingkat dewasa, sejumlah peserta ibu-ibu dan bapak-bapak terjatuh. Karena tidak bisa mengendalikan geraknya begitu salah melangkahkan kakinya.(*)


BACA JUGA