#

Unjuk Rasa Nelayan di Kantor Bupati Bulukumba Berakhir Bentrok, Ini Tuntutannya

Selasa, 21 Agustus 2018 | 00:48 Wita - Editor: Irwan Idris - Kontributor: Asmaun - Gosulsel.com

Bulukumba, Gosulsel.com – Tuntutan puluhan nelayan Bulukumba agar Pemkab melarang nelayan dari daerah luar masuk menangkap ikan di Bululumba berakhir bentrok dengan aparat Satpol PP, Senin (20/8/2018) di depan kantor Bupati.

Aksi unjuk rasa yang awalnya berjalan damai, justeru berbalik memanas hingga terjadi insiden saling pukul dan saling kejar. Aksi berlangsung mulai siang hingga sore hari menjelang pegawai pulang kantor.

Para nelayan meminta Pemkab Bulukumba untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi nelayan kecil yang sulit memperoleh hasil tangkapan di laut. Mereka meminta pemkab melarang nelayan dari luar Bulukumba menangkap ikan di daerah ini karena akan merugikan nelayan setempat.

Bentrokan dipicu ketika kelompok nelayan yang menggelar aksi hendak melakukan bakar-bakar ban di halaman kantor bupati. Namun aksi tersebut dihalangi aparat Satpol-PP dan Damkar.



Kondisi tersebut semakin tak terkendali ketika pihak pemadam kebakaran (Damkar) mencoba memadamkan api dengan menyemprotkan air ke titik api tempat pembakaran ban.

Akhirnya aksi saling kejar tak terhindarkan, saling pukul dari kedua belah pihak juga tak dapat terkendali. Bahkan pihak kepolisian yang mengawal aksi sejak awal tampak kewalahan meredam aksi.

Nelayan berhasil merebut alat penyemprot air dari tangan petugas pemadam. Hanya saja, kondisi itu tidak berlangsung lama setelah Satpol-PP berhasil menguasai situasi. Termasuk mobil yang digunakan berorasi juga berhasil dibawa jauh dari lokasi aksi.

Nelayan yang bertahan di depan kantor Bupati hingga sore akhirnya membubarkan diri setelah aksi tersebut dipukul mundur lewat semburan air yang berasal dari armada Damkar. (*)


BACA JUGA