Kantin Samping Perpustakaan Jadi Pilihan Mahasiswa UIN Alauddin Makassar

Kantin UIN Alauddin, Penyaji Makanan Lezat yang ‘Ramah’ di Kantong Mahasiswa

Selasa, 28 Agustus 2018 | 16:04 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

Gowa, GoSulsel.com — Kantin menjadi salah satu tempat pilihan bagi sebagian besar mahasiswa di saat jam istirahat. Tak terkecuali mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.

Berada di tengah – tengah kampus, kafetaria yang mahasiswa UIN Alauddin Makassar sebut sebagai kafetaria samping perpus (Perpustakaan) ini setiap harinya ramai oleh mahasiswa. Khususnya di jam – jam waktu makan siang.

Berada di antara Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM), Perpustakaan, Masjid dan Fakultas membuat Kafetaria UIN Alauddin yang satu ini tak pernah sepi oleh mahasiswa.

Mahendra misalnya, mahasiswa jurusan Sejarah Kebudayaan Islam setiap harinya memilih ke kantin samping perpus tersebut. Dihuni sekitar 17 kantin namun ada satu kantin yang menjadi andalannya di kafetaria tersebut yaitu Kantin Sidomulyo.



“Kalau kantin andalan saya Kantin Sidomulyo, langganan dari maba (Mahasiswa Baru),” kata mahasiswa semester 3 tersebut.

Selain itu, mahasiswa asal Sinjai ini juga menyebutkan bahwa Kantin Sidomulyo harga makanannya juga sesuai dengan kantong mahasiswa. Dan makanan yang paling sering ia pesan ayam bakar dan ayam goreng dengan minuman es jeruk.

“Selain itu kak, murah dan bagus makanannya,” jelasnya.

Harga yang ditawarkan sangat ‘ramah’ bagi mahasiswa. Untuk menu makanan dibanderol mulai Rp 8.000 – Rp 10.000, sementara menu minuman mulai dari Rp 3.000 – Rp 7.000.

Sementara itu, pemilik Kantin Sidomulyo, Mas Parjo menjelaskan bahwa omset setiap harinya tidak menentu. Terutama di waktu – waktu libur kampus maka pemasukannya juga sedikit.

Namun ia mengungkapkan pernah sampai Rp 500 ribu sampai Rp 5 juta perhari. “Kadang rata 500 ribu tapi pernah sampai Rp 5 juta. Tergantung kalau banyak maba sama mahasiswa yang proposal atau ujian,” ungkap warga asal Madiun Jawa Timur.

Ditanya terkait menu andalan, Mas Parjo sapaan akrab pemilik Kantin Sidomulyo tersebut menjelaskan semua menu yang ia jual hampir rata semuanya dibeli mahasiswa.

Selain Kantin Sidomulyo ada beberapa kantin di kafetaria samping perpus UIN Alauddin tersebut bisa menjadi pilihan untuk mengobati rasa lapar.(*)


BACA JUGA