Evakuasi jenazah turis Jerman yang tewas usai snorkeling di perairan Liukang Loe, Bira, Bulukumba/Senin. 17 September 2018/IST

Turis Jerman Ditemukan Tewas Usai Snorkeling di Perairan Liukang Loe Bira

Senin, 17 September 2018 | 23:02 Wita - Editor: Irwan Idris - Kontributor: Asmaun - Gosulsel.com

Bulukumba, Gosulsel.com – Salah seorang turis wisatawan manca negara, Adolf Jan Pilip (24) berkewarga negaraan Jerman, ditemukan tidak bernyawa lagi dan sudah mengambang di perairan Pulau Liukang Loe, Desa Bira, Kecamatan Bonto Bahari, Bulukumba, Senin (17/9/2018).

Warga Jerman itu dinyatakan meninggal dunia, setelah melakukan snorkeling bersama 6 orang rekan lainnya sesama wisatawan.

Berdasarkan pengakuan rekan korban bernama Katharina Rother (21) menyatakan awalnya mereka tidak khawatir, ketika Adolf yang dia kenal sejak traveling di Tana Toraja dikiranya pandai berenang saat melakukan snorkeling di Pulau Liukang.

Sebelum meninggal, korban melompat dari atas perahu yang dikemudikan oleh Jaffar. Hanya saja kecemasan para turis itu mulai mendera ketika Adolf tidak muncul dalam waktu cukup lama.



Identitas turis Jerman yang tewas usai snorkeling di perairan Liukang Loe, Bira, Bulukumba/Senin. 17 September 2018/IST

Katharina yang cemas karena Adolf yang tidak kunjung muncul, berteriak meminta tolong dan bersama-sama rekannya mencari Adolf. Setelah 30 menit pencarian, korban baru ditemukan di sekitar pulau Liukang, tidak jauh dari tempat mereka snorkeling.

“Saya tidak melihat dia sedang sakit. Saat di Pulau Liukang, dia (Adolf) langsung melompat ke laut, dan tidak muncul lagi ke permukaan,” ujar Katharina melaui translatornya.

Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulukumba, Yusuf, mengaku baru mengetahui kabar tersebut dari Jaffar pemilik kapal yang ditumpangi Adolf bersama rekanya.

“Kami belum dapat memastikan penyebab pasti hingga korban ditemukan tewas. Nanti aparat kepolisian yang berhak melakukan penyeledikan termasuk melakukan visum untuk mengetahui penyebab hingga korban tewas,” ujar Yusuf. (*)


BACA JUGA