#

Sejumlah Kandidat Berburu Rekomendasi Bersaing Perebutkan Kursi Ketua KNPI Bantaeng

Selasa, 23 Oktober 2018 | 17:29 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Kontributor: Asmaun - Gosulsel.com

Bantaeng, GoSulsel.com – Jelang perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bantaeng November mendatang, beberapa pemuda yang memiliki talenta disebut-sebut bakal meramaikan bursa pencalonan untuk merebut kursi ketua KNPI Bantaeng di priode 4 tahun kedepan.

Berbagai strategi dan jurus dipastikan telah disiapkan para calon kandidat, malah dikabarkan mulai mengegas program untuk cari simpati dan pendukung agar bisa lolos dalam bursa pencalonan ketua periode 2018-2021.

Hingga kini kondisi menjelang Musda masih relatif kondusif, begitu juga peminat untuk mengambil alihi kursi ketua KNPI yang diperkirakan akan ditinggalkan Agustiyawan, Ketua KNPI saat ini sudah dilirik beberapa kompetitor sehingga perhelatan musda diprediksi berlangsung cukup ketat. 

Wakil Ketua Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI Kecamatan Gantarangkeke, Abdul Hamid mengatakan, kandidat yang berminat ikut dalam bursa pemilihan ketua KNPI Bantaeng 2018 November mendatang terus bermunculan seperti, Ahmad Yani Ketua DPK Bantaeng, Iwan Darfin, Andi Busra Abbas, Syamsul Bahri, Muhammad Ridwan dan Andi Sultan.

Hamid berharap para calon ketua induk organisasi kepemudaan ini dapat bersaing secara sehat dengan mengedepankan semangat kepemudaan. Biarkan musda KNPI ini menjadi ruang aktualisasi bagi pemuda untuk menentukan sikap politiknya terhadap calon yang dikehendaki. 

“Organinsasi yang terlibat di KNPI memiliki perspektif tersendiri. Biarkan pemuda menentukan sikap dan pilihannya untuk memilih calon pemimpin tanpa ada intervensi dari manapun,” ungkapnya.

Dia menambahkan, para kandidat ketua  diperkirakan akan berupaya memperoleh simpati dan dukungan terhadap kurang lebih 30 pemilik suara. 

“Termasuk paca kandidat akan berburu untuk mendapat rekomendasi dari pemilik suara dari DPK, Kelompok kekaryaan, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah,”  tandasnya.(*)


BACA JUGA