Logo Golkar

Sesepuh Golkar Minta Kejayaan Partai Dikembalikan

Selasa, 06 November 2018 | 12:48 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Sejumlah aspirasi dari sesepuh Golkar bermunculan saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Golkar Sulsel di Kantor Golkar Sulsel, Bonto Lempangang, Makassar, minggu lalu.

Adalah Amin Syam dan Andi Sose. Mereka meminta agar pengurus Golkar mengembalikan kejayaan partai. Di mana Golkar dikenal dekat dengan masyarakat, sesuai dengan slogannya “Suara Golkar adalah Suara Rakyat.

Hal itu tidak ditepis oleh Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Legislatif Golkar Sulsel, Syamsu Rizal MI. Dia mengatakan, ada banyak masukan dari sesepuh Golkar.

“Banyak itu, seperti pak Amin Syam mengatakan bahwa Golkar tidak boleh lepas dari rakyat,” kata Deng Ical, sapaan akrabnya, Selasa (6/11/2018).

Olehnya, lanjut Wakil Wali Kota Makassar ini, pihaknya merubah materi dan arah gerakan partai jelang Pileg 2019 mendatang. “Makanya kita format ulang materi kampanyenya kita,” ujarnya.

Dia juga mengakui, bahwa Andi Sose menyampaikan hal yang serupa. “Yang kedua penyampaian dari pak Andi Sose, partai Golkar itu adalah partai yang paling dekat dengan rakyat, jadi kalau kau sudah jauh dengan rakyat jangan harap bisa menang. Nah itu yang disampaikan bahwa suara Golkar suara rakyat itu tidak boleh hanya sekedar slogan,” kata Deng Ical menirukan pesan Andi Sose.

Olehnya, melalui arahan itu, Golkar kembali mengoptimalkan gerakan “door to door” untuk bertemu langsung dengan masyarakat. Pada program itu, Golkar juga akan mengukur intensitas partai ke masyarakat.

“Memang yang harus diukur intensitasnya, dan intensitas itu yang harus diukur oleh Bappilu,” tuturnya.

Ditanya terkait salah satu materi kampanye yang berubah, Deng Ical mencontohkan tentang struktur.

“Terutama struktur, yang awalnya kita tidak memperioritaskan sampai gerakan door to door. Dulunya gerakan door to door itu dilakukan oleh Bappilu sekarang diminta Caleg dan timnya. Jadi bukan tim Bappilu saja, tapi Caleg dan Bappilu,” ucap dia.

Dia menambahkan bahwa Caleg diminta memasukkan daftar nama-nama tim. Pasalnya Golkar akan menggaudiance atau memberikan bimbingan kepada tim Caleg Golkar.

“Ini kita lakukan sebagai bentuk sinkronisasi, agar apa yang dilakukan Caleg sejalan dengan yang dilakukan partai,” tandasnya.(*)


BACA JUGA