Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo merilis kinerjanya di tahun 2018 di Kantor BNN, Jl. Pemuda, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Rabu (19/12/2018)/Eki Dalle/Gosulsel.com
#

BNN Kota Palopo Beberkan Hasil Tangkapan, 2 Diantaranya Jaringan Lapas

Rabu, 19 Desember 2018 | 16:35 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Kontributor: Eki Dalle - Gosulsel.com

PALOPO, GOSULSEL.COM — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo merilis kinerjanya di tahun 2018 di Kantor BNN, Jl. Pemuda, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Rabu (19/12/2018).

Dari target 2 LKN (Laporan Kasus Narkotika), BNN Kota Palopo berhasil mengungkap 3 LKN sejak Januari-Desember 2018. Dari 3 kasus tersebut telah diamankan 10 orang tersangka, 7 berkas perkara telah dilimpahkan ke JPU, dan 3 dalam proses penyidikan. Dari 3 LKN tersebut, 2 diantaranya merupakan jaringan yang dikendalikan dari Lapas.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala BNN Kota Palopo, AKBP Ismail Husain saat menggelar jumpa pers, Rabu (19/12/2018).

”Barang bukti narkotika yang berhasil diamankan 21,3597 gram sabu dan uang tunai Rp 15.400.000,” ungkap AKBP Ismail.

Sementara itu, jumlah penyalahguna yang direhabilitasi di lembaga pemerintahan sebanyak 31 orang, di lembaga komponen masyarakat 40 orang.

“Selain memberikan layanan rehabilitasi, BNN Kota Palopo telah memberikan layanan asesmen terpadu kepada 10 orang tersangka/terdakwa yang sedang menjalankan proses hukum,” pungkasnya.

BNN Kota Palopo juga telah memberikan layanan pemeriksaan urine bagi masyarakat umum sebanyak 2.527 orang sepanjang tahun 2018.(*)


BACA JUGA