Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gowa, KH. Abu Bakar Paka bertindak sebagai khatib Salat Jumat pertama tahun 2019 di Masjid Agung Syekh Yusuf, Jumat (04/01/2019)/Junaidi/GOSULSEL.COM

Khatib Salat Jumat Pertama 2019, Ini Pesan Ketua MUI Gowa

Jumat, 04 Januari 2019 | 15:54 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gowa, KH. Abu Bakar Paka bertindak sebagai khatib Salat Jumat pertama tahun 2019 di Masjid Agung Syekh Yusuf, Jumat (04/01/2019).

Abu Bakar Paka yang juga merupakan Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Guppi Samata Kabupaten Gowa tersebut mengajak ratusan jamaah Masjid Agung Syekh Yusuf untuk muhasabah atau intropeksi diri ke tahun sebelumnya.

Menurutnya, waktu yang sudah berlalu tidak bisa diulang lagi, yang perlu dilakukan hanyalah menoleh ke belakang dan mengevaluasi waktu yang sudah dilalui, serta berusaha memperbaikinya di waktu yang akan datang.

“Muhasabah bertanyalah pada diri sendiri dan kita sendiri yang menjawabnya. Dengan muhasabah kita akan menoleh ke belakang dan akan memandang ke depan. Menoleh ke belakang artinya kita mengoreksi diri dan introspeksi diri dan menoleh ke depan bagaimana kita estimasi dan antisipasi hal-hal yang akan kita lakukan ke depan,” katanya.



Abu Bakar Paka juga mengatakan muhasabah sebagai upaya untuk meningkatkan keimanan dan beramal kabajikan serta upaya untuk menahan diri dari hal- hal yang tidak sepantasnya dilakukan.

Memasuki tahun politik, di hadapan jamaah Masjid Agung Syekh Yusuf, KH Abu Bakar Pakar juga meminta agar masyarakat Kabupaten Gowa untuk ikut mensukseskan pesta demokrasi tersebut.

“Harapan kita, doa kita perhelatan lima tahunan ini berlangsung aman, lancar, dan sukses khusunya di kabupaten Gowa,” harapnya.

Ia juga berharap masyarakat Kabupaten Gowa berpartisipasi mendukung sejumlah program dan pembangunan di Kabupaten Gowa.

“Dan tentunya dengan partisiapasi masyarakat yang tinggi agar semuanya berjalan dengan baik dan semua memohon doa agar apa yang menjadi upaya kita berjalan dengan baik. Karena doa merupakan senjata bagi umat Islam,” tambahnya.(*)


BACA JUGA