Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sulsel melakukan rapat koordinasi pengendalian inflasi di Phinisi Point, Jl. Metro Tanjung Bunga Makassar, Rabu (9/1/2019)

Penguatan Ekonomi Kerakyatan Mampu Menekan Inflasi di Tahun 2019

Rabu, 09 Januari 2019 | 21:13 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Dila Bahar - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sulsel melakukan rapat koordinasi pengendalian inflasi di Phinisi Point, Jl. Metro Tanjung Bunga Makassar, Rabu (9/1/2019).

Melalui rapat tersebut dibahas mengenai beberapa langkah strategis dalam mengendalikan inflasi Sulsel di Tahun 2019. Turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Bulog, Pertamina, Dinas Perdagangan Sulsel, Satgas Pangan Sulsel, dan Biro Ekonomi Sulsel.

Kepala Biro Perekonomian Sulsel, Since Erna Lamba memaparkan bahwa ada empat strategi yang dilakukan untuk menjaga inflasi, di antaranya ketersediaan pangan, distribusi pangan, stabilitas harga dan sinergi dari anggota TPID dari level provinsi hingga ke kabupaten/kota.

“Selain itu, memberdayakan ekonomi kerakyatan yang berbasis hilirisasi, membangun sistem informasi untuk harga pangan yang dibutuhkan konsumen dan pengambil kebijakan,” jelas Since.



Kepala Dinas Perdagangan (Disperindag) Sulsel, Hadi Basalamah tengah mencermati dan menemukan pola yang paling baik agar tidak terjadi lonjakan harga di tahun 2019. “Dinas perdagangan sendiri yang akan dilakukan adalah menjaga komoditas bahan pokok, seperti beras, gula, daging sapi dan utamanya bahan pokok penyumbang inflasi,” jelasnya.

Pihaknya juga melakukan pemantauan harga setiap hari sebagai input untuk menganalisis harga yang terjadi di pasaran.(*)


BACA JUGA