Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara II Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi meninjau langsung satuan kerja Lanud Sultan Hasanuddin, Kamis (10/01/2019).

Tinjau Enam Satuan Kerja Lanud Sultan Hasanuddin, Ini Pesan Pangkoopsau II

Kamis, 10 Januari 2019 | 21:35 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara II Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi meninjau langsung satuan kerja Lanud Sultan Hasanuddin, Kamis (10/01/2019). Dalam kunjungan tersebut, ada enam objek satuan kerja Lanud Sultan Hasanuddin yang menjadi sasaran peninjauan Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi.

Didampingi oleh Danlanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Hendrikus Haris Haryanto, Danwing 5, Kadisops dan Kadislog, Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi pertama meninjau GPL. Di GPL ia menekankan kepada Ka GPL agar warna cat gudang diseragamkan dan disesuaikan dengan ketentuan yang ada, penataan barang agar lebih dirapikan, kebersihan gudang baik di luar maupun di dalam Gudang agar lebih ditingkatkan, daftar penerimaan dan pengeluaran barang agar disesuaikan dengan juknis maupun dengan juklak yang ada.

pt-vale-indonesia

Setelah GPL, Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi kemudian melanjutkan peninjauan ke Bamin, yang diterima langsung oleh Kasi Bamin Lanud HND Letkol Kal Bambang W. Di Bamin, Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi meminta agar pengamanan di area Bamin utamanya dari hal-hal yang bisa menimbulkan terjadinya kebakaran, memperhatikan keselamatan kerja baik di saat pengisian maupun pengeluaran BBM, ia juga memerintahkan untuk memperbaiki jalan yang ada di area Bamin.

Selanjunya, Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi meninjau pembangunan Hanggar Skuadron Udara 33 yang pembangunannya sudah dimulai. Pada kesempatan tersebut ia menyampaikan agar lebih memperhatikan kedalaman pondasi dan perhitungannya sesuai dengan arahan Kepala Angkatn Udara bebrapa waktu lalu. Diketahui dalam kunjungan tersebut pihak mitra bekerja sama dengan konsultan dan dari hasil itu telah disepakati standar kedalaman pondasi  adalah sedalam 8 meter.

“Oleh karena itu, Komandan Lanud dan Staf untuk terus mengawasi dan meninjau proses pembangunan agar sesuai dengan spektek yang diinginkan,” katanya.

Sambil meninjau, Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi banyak bercerita ketika masih menjadi Perwira Muda yang menerbangkan Pesawat Tempur A-4. Sambil bercerita, bersama Danlanud Sultan Hasanuddin dan Pejabat lainnya ia menyisiri sejumlah ruangan yang ada di tempat tersebut.

Usai meninjau hanggar Skadron Udara 33, Pangoopsau II melanjutkan peninjauannya ke Skatek 044, yang dijemput oleh Dan Skatek 044 Letkol Tek Arief. Ditempat tersebut ia ingin mengetahui secara benar tentang sistem pemeliharaan Pesawat Sukhoi sekaligus memberikan penekanan kepada Dan Skatek dan seluruh anggota Skatek untuk terus menggali ilmu tentang pesawat produk Rusia tersebut yang ternyata lebih rumit proses pemeliharaannya.

Halaman:

BACA JUGA