Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, menyempatkan berkunjung ke Pondok Pesantren Darul Arqam (Darqam) Muhammadiyah Sulawesi Selatan di Gombara, Makassar, Rabu (16/1/2019) kemarin

Berkunjung ke Ponpes Darqam Muhammadiyah Sulsel, Mendikbud RI Janji Bantu Pembangunan Rusun Santri

Kamis, 17 Januari 2019 | 10:26 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, menyempatkan berkunjung ke Pondok Pesantren Darul Arqam (Darqam) Muhammadiyah Sulawesi Selatan di Gombara, Makassar, Rabu (16/1/2019) kemarin.

Dalam kunjungannya, menteri Muhadjir Effendy berjanji akan menfasilitasi pembangunan rumah susun (rusun) santri Pondok Pesantren Darul Arqam (Darqam) Muhammadiyah Sulawesi Selatan di Gombara, Makassar tersebut.

pt-vale-indonesia

Menteri Muhadjir Effendy ingin melihat SMK Berbasis Pesantren di Darqam Gombara yang merupakan pertama di Indonesia. Ia melihat langsung sejumlah fasilitas yang ada seperti bengkel otomotif, labotatorium komputer multimedia, lokasi pembangunan rusun untuk santri, serta masjid pesantren yang sementara dalam tahap pembangunan.

Mantan Rektor UNM Malang ini memerintahkan kepada Direktur Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan untuk membantu dan mengembangkan SMK berbasis pesantren ini.

“Saya juga meminta kepada pihak Ponpes Darul Arqam Muhammadiyah Gombara untuk terus berkarya dan berinovasi untuk menjadi garda terdepan dalam generasi muda yang Islami, utamanya dalam mewujudkan program kementerian yakni Penguatan Pendidikan Karakter,” kata Muhadjir Effendy.

Dalam kunjungannya ke sekolah kader Muhammadiyah ini, Muhadjir didampingi Dirjen GTK Supriano, Direktur Pembinaan SMK, M. Bakrun, dan Kepala LP3KPTK, Irwan Akib.

Saat mengelilingi pesantren, Menteri Muhadjir yang ditemani Wakil Direktur I, Intang Doali, Kepala SMK Sappewali, Kepala MTs, HM. Ridhwan Hamzah, dan Staf Badaruddin menerima laporan tentang progresif santri yang masuk setiap tahun, luas lahan, dan beberapa fasilitas yang sangat dibutuhkan seperti asrama, ruang kelas baru, dan alat-alat pembelajaran.

Mendikbud benjanji akan memberikan bantuan termasuk akan berkomunikasi dengan PUPR dalam merealisasikan bantuan rusun. Ia juga memberikan sumbangan uang tunai untuk pengembangan pesantren yang langsung diterima oleh Wadir I.

“Sayangnya menteri berkunjung saat semua santri diliburkan usai mengikuti ujian semester ganjil. Jika tidak, menteri akan disambut ratusan santri,” kata Wakil Direktur I, Intang Doali.(*)


BACA JUGA