Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat berkunjung di Kabupaten Gowa, Minggu (20/1/2019)/Junaidi/GOSULSEL.COM
#

AHY Sebut Pilpres 2019 Hanya Untungkan Dua Partai

Minggu, 20 Januari 2019 | 17:33 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM – Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yodhoyono (AHY) menyebutkan bahwa Pemilihan presiden (Pilpres) 2019 ini hanya menguntungkan dua partai politik saja, yaitu Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

“Hanya dua partai yang diuntungkan dalam Pilpres ini yaitu PDIP karena punya calon presiden Pak Jokowi dan tentunya Partai Gerindra yang punya calon presiden Pak Prabowo,” kata AHY usai melakukan pertemuan dengan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan YL, Minggu (20/1/2019).

Meski demikian, lanjut AHY, hal tersebut akan dijadikan sebagi motivasi dan penyemangat bagi kader untuk bekerja lebih keras demi memperoleh suara sebanyak mungkin pada Pemilu 2019 di bulan April mendatang.

“Kami tidak patah semangat justru saya kira ini kesempatan bagi seluruh kader bekerja dengan sekuat tenaga. Walaupun tidak menggantungkan nama besar sipapun dalam arti kita tidak punya capres. Tapi tidak berarti kita tidak punya usaha,” lanjutnya.



AHY berharap pemilu tahun ini, Partai Demokrat bisa bisa mencapai angka 15 persen suara secara nasional. “Kami berusaha, berikhtiar dengan sekuat tenaga untuk menuju ke 15 persen. “Teman-teman juga perlu memahami bahwa memang tidak mudah karena situasinya sangat berbeda, pemilu kali ini serentak antara pemilihan presiden dan pemilihan legislatif,” harapnya.

Dia juga manambahkan bahwa, perolehan suara Partai Demokrat pada pemilu 2014 lalu mengalami penurunan dibandingkan pemilu 2009.

“Suara kami di tahun 2014 yang lalu ada 10 koma sekian persen. Memang jauh berkurang dibandingkan tahun 2009 yang meraih 21 koma sekian persen. Tetapi, itu semua menjadi semangat pelecut bagi kami untuk bisa bangkit lagi dari hasil 2014 yang lalu. Mudah-mudahan paling tidak sama seperti tahun 2014 tetapi agak melejit,” tandasnya.(*)


BACA JUGA