Bangunan pintu air di Salu toa, menuju Bendungan Bili-Bili, Selasa (22/1/2019)
#

9 Kecamatan Akan Terkena Dampak Pembukaan Pintu Air Bendungan Bili-Bili

Selasa, 22 Januari 2019 | 14:17 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan YL mengimbau masyarakat di 9 Kecamatan untuk waspada pasca pembukaan pintu air Bendungan Bili-bili, Selasa (22/1/2019).

Adnan, yang ditemui Gosulsel.com di Rumah Jabatan Bupati Gowa mengatakan, hasil koordinasi dengan petugas di Bendungan Bili-bili telah menetapkan status ‘Waspada’.

 “Tadi saya sudah berkordinasi dan meneteapkan status Bili-Bili sudah waspada. Karena ketinggian air sudah mencapai 101.36,” kata Adnan.

Baca Juga: BREAKING NEWS: Bupati Gowa Sebut Status Bendungan Bili-Bili Waspada



Untuk mengantisipasi naiknya air di Bendungan Bili-Bili tersebut, Adnan juga mengatakan bahwa saat ini sudah membuka pintu air. Ia menyebutkan dengan dibukanya pintu air tersebut akan berdampak pada sembilan kecamatan yang ada dataran rendah kabupaten Gowa.

“Sembilam kecamatan yang ada di dataran rendah pasti akan mengalami dampak dari pembukaan pintu air Bili-Bili, khususnya yang ada di Bendungan Kampili, Bissua itu pasti akan terkena dampak langsung dari Bajeng, Barombong dan Sungai Sailong yang ada Pattallassang,” paparnya.

Oleh karena itu Adnan meminta kepada seluruh masyarakat yang ada di kecamatan terdampak agar bisa mengungsi terlebih dahulu dan menghindari titik-titik yang terkena dampak pembukaan pintu air Bendungan Bili-bili.(*)


BACA JUGA