
Meski Sebagian Wilayah Sulsel Banjir, Harga Bahan Pokok di Makassar Tetap Stabil
MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Musim penghujan yang menyebabkan bencana banjir di beberapa daerah di Sulawesi Selatan, harga bahan makanan pokok dan sayur mayur masih relatif stabil. Hal ini lantaran pasokan komoditi tersebut ke pasar tradisional masih lancar.
Berdasarkan pantauan Gosulsel.com di Pasar Terong Makassar hampir semua harga sayur tidak mengalami kenaikan.

Harga cabai rawit dijual Rp10 ribu/kg- Rp15 ribu/kg, cabai hijau Rp15 ribu/kg, cabai keriting Rp15 ribu/kg.
Tomat Rp10 ribu/kg, kol Rp5 ribu/kg, kentang Rp12 ribu/kg, wortel Rp17 ribu/kg, bawang merah dan bawang putih Rp20 ribu/kg.
Utami (24), pedagang sayur mengaku meski harga masih tinggi, namun harga-harga tersebut lumayan stabil.
“Harganya masih sama ji dengan sebelumnya,” jelasnya, Kamis (24/1/2019).
Meski begitu, ia mengungkapkan bahwa banjir yang melanda sebagian daerah pasokan barang menjadi susah. “Memang biasanya kalau banjir begini susah barang. Kadang harus beli di pedagang lain, jadi biasanya agak mahal,” jelasnya.
Sementara, Kepala Divisi Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sulawesi Selatan, Aryo Setyoso mengungkapkan tekanan inflasi Januari diperkirakan lebih tinggi dari Desember 2018.
“Cuaca yang kurang baik sudah kita perhitungkan dalam perkiraan inflasi Januari 2019. Tekanan inflasi Januari diperkirakan lebih tinggi dr Desember 2018,” ujarnya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, cuaca yang kurang baik bisa mempengaruhi distribusi dan inflasi pasar.
“Sekiranya banjir berlangsung lebih lama, tentunya akan menggangu distribusi bahan pangan dan panen yang berpotensi meningkatkan tekanan terhadap inflasi,” pungkasnya.(*)