Sufirman, Ketua Bawaslu Maros

Ini Sanksi Tegas untuk Peserta Pemilu yang Tidak Taat Aturan

Sabtu, 26 Januari 2019 | 17:04 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Muhammad Yusuf - GoSulsel.com

MAROS,GOSULSEL.COM — Bawaslu Maros menggelar rapat koordinasi persiapan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) di Kabupaten Maros, di Kantor Bawaslu Maros.

Hadir dalam rapat tersebut, Wakapolres Maros yang didampingi penyidik Gakkumdu Maros, Kepala Satpol PP Maros, dan Komisioner KPUD Maros.

Ketua Bawaslu Maros, Sufirman memaparkan hasil rapat tersebut, yakni penertiban APK, memberikan imbauan kepada peserta pemilu untuk menertibkan APK masing-masing yang terpasang di luar ketentuan SK KPU Maros terkait lokasi pemasangan APK, dan beberapa hasil rapat lainnya.

“Kita akan turun menertibkan APK, kita juga imbau peserta untuk menertibkan sendiri APK yang melanggar, kami bersama-sama KPU, PPK, Panwascam, PPL, dan PPS bersama Satpol PP kecamatan, adapun fokus APK yang akan ditertibkan itu adalah APK dan BK yang terpasang di luar ketentuan, baik itu lokasi, ukuran, dan desainnya. Serta Billboard yang beretribusi di luar yang difasilitasi KPU di seluruh kecamatan di kabupaten Maros,” ujarnya.



Mengenai penertiban tersebut, Sufirman menambahkan, bahwa kegiatan tersebut merupakan yang ketiga kalinya, hal tersebut disebabkan oleh banyaknya APK yang melanggar aturan.

“Masih banyak sekali APK yang diluar ketentuan, ini yang ketiga kalinya kami laksanakan. Padahal kami dari Bawaslu Maros, hingga ke tingkat desa itu sudah menyampaikan secara lisan dan sudah berkali-kali menyurati. Ada yang patuh, ada juga yang sama sekali tidak mau patuh aturan,” paparnya.

Lebih lanjut, Firman menegaskan, jika masih ada yang melanggar setelah dilakukan penertiban tersebut, maka Bawaslu akan menindaklanjuti secara tegas.

“Kalau tidak dipatuhi, nanti kami akan melakukan tindakan tegas, baik itu berupa penurunan maupun menggunakan penanganan pelanggaran administrasi yang dapat berakibat pada tidak diizinkannya kampanye dalam sekian waktu, atau sekian lama dan beberapa tindaklanjut lainnya. Pemilu di Maros harus dijaga dengan baik, dan tentu saja butuh sinergi dari semua pihak, termasuk para peserta itu sendiri,” terangnya.(*)


BACA JUGA