Aksi Solidaritas Mahasiswa di Sinjai menuntut pihak kampus Institu Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai mencabut DO empat rekan mereka, Selasa (29/1)

Empat Mahasiswa Muhammadiyah Sinjai Kena DO Picu Aksi Solidaritas

Selasa, 29 Januari 2019 | 14:43 Wita - Editor: Irwan AR - Kontributor: Izhar - Gosulsel.com

SINJAI, GOSULSEL.COM – Empat Mahasiswa Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai (IAIM) yang mendapat sangksi dan diberhentikan secara tidak terhormat, menuai kecaman dari berbagai pihak.

Salah satunya adalah aksi solidaritas, seperti terjadi di depan kampus IAIM Sinjai Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai hari ini. Selasa, (29/1/2019).

Puluhan Mahasiswa dari berbagai kampus yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Sinjai Melawan bergantian berorasi. Mereka menuntut agar surat DO/Pemberhentian yang dikeluarkan kepada mahasiswanya segera dicabut.

“Inilah kampus yang menutup ruang demokrasi, dan tidak boleh dibiarkan. Olehnya itu kami meminta agar rektor IAIM Sinjai dicopot” Tegas salah satu peserta aksu, Surya dalam orasinya.



Walau pun sedang hujan, mereka tetap berorasi secara bergantian, juga membakar ban bekas depan Kampus.

Nuralamsyah adalah salah satu Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Hukum Islam (FEHI). Dia diberhentikan secara tidak terhormat atau Dro Out (DO) lantaran diduga karena aksi protesnya atas kebijakan kampus yang dinilai tidak berpihak kepada Mahasiswa.

Alam sapaan akrabnya, memprotes kebijakan kampusnya yakni pembayaran kartu ujian yang dinilai terlalu mahal dan tidak transparan.

Dengan nominal Rp.80.000 rupiah, menurut Alam terlalu mahal. Sehingga ia beserta beberapa rekannya protes dengan melakukan aksi di halaman kampusnya.

Halaman: