Rektor UNM Prof. Husain Syam

Rektor UNM Sebut Dosen Harus Mengubah Pola Mengajar

Selasa, 05 Februari 2019 | 08:15 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Mutmainnah - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Workshop Teaching Method kepada para dosen dalam lingkup FT UNM pada Senin hingga Selasa (4-5/2/2018).

Sebanyak 50 dosen mengikuti kegiatan tersebut, 43 diantaranya adalah dosen baru yang telah dinyatakan lulus pada seleksi CPNS 2018.

Dalam sambutannya Rektor UNM Prof. Husain Syam yang juga membuka secara langsung workshop tersebut menekankan bahwa Dosen bukan lagi satu-satunya sumber pengetahuan di era Revolusi Industri 4.0.

“Mahasiswa di era Revolusi Industri 4.0, sangat memungkinkan lebih pintar dari Dosen. Mereka Milenial lebih pintar berselancar di internet mendapatkan pengetahuan. Jadi yang Saya butuhkan itu Dosen yang dekat dengan mahasiswa, karena kalau segi kompetensi, Saya sudah yakin dengan kalian,” kata Husain Syam di hadapan dosen FT UNM.

Untuk itu, dosen diharapkan Husain Syam untuk merubah pola pembelajarannya terhadap mahasiswa. Dengan menjadi selayaknya konselor sebaya, memang dirasa lebih efektif dalam sistem pembelajaran.

“Dosen sekarang sudah harus merubah pola mengajar, jangan lagi ikut cara tua. Saya sudah sampaikan juga pada semua dosen, kalau bisa beri wejangan sampai 2 menit sebelum belajar. Jadi para mahasiswa tidak membuang waktu mereka dengan hal negatif,” seru Husain Syam.

Berbagai fakta demonstrasi rusuh mahasiswa menjadi penyebab utama kompensi dari segi akademik bukan lagi poin utama yang dibutuhkan dari dosen.

“Mahasiswa kadang itu tidak setuju dengan kebijakan Kita, jadi biasa demo. Demo itu bagus, tapi kalau sudah tawuran, itu lebih rendah dari tukang becak. Jadi Saya minta dosen itu mau bersama Kita, menyadari posisi sebagai bagian dari sistem pendidikan, mendidik mahasiswa supaya tidak jadi pemberontak,” Rektor mengisyaratkan.

Adapun secara teknis, Husain Syam juga menyatakan tuntutan kecepatan serta kreativitas para dosen di era kaum Milenial. Dosen harus mampu menyajikan proses pembelajaran berbasis digital atau e-learning.

“Hidup di zaman milenial atau zaman revolusi industri 4.0 tidak ada alasan untuk tidak mampu, merancang materi pembelajaran berbasis sistem digital, e-learning. Dosen punya tanggung jawab besar dalam menciptakan itu,” terang Rektor.

Para dosen pun diajak untuk menyesuaikan proses mengajar dengan kebutuhan dan konteks era revolusi industri 4.0.

“Kita berharap workshop ini kita ajar bagaimana membangun proses pembelajaran di era industri 4.0,” harap Rektor.(*)


BACA JUGA