Bupati Gowa, Adnan IYL gelar jumat ibadah di Masjid Agung Syekh Yusuf.

Pulihkan Psikologis Korban Bencana, Dinsos Gowa Minta Dai PQJI Bawakan Materi Menggugah Hati

Kamis, 07 Februari 2019 | 22:38 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM – Bencana alam yang terjadi di Kabupaten Gowa beberapa waktu lalu selain berdampak kepada rusaknya sejumlah fasilitas umum juga berdampak pada kondisi psikologis masyarakat.

Selain memperbaiki fasilitas yang rusak akibat bencana, Pemerintah Kabupaten Gowa juga memiliki tugas yaitu untuk mengembalikan kondisi kejiwaan akibat trauma yang dirasakan oleh masyarakat yang terkena dampak bencana.

Sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Gowa untuk mengembalikan kondisi psikologis masyarakat yang terkena dampak bencana alam adalah memanfaatkan program Pencerahan Qalbu dan Jumat Ibadah (PQJI).

Olehnya itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Syamsuddin Bidol meminta kepada seluruh Dai dan Daiyah program Pencerahan Qalbu dan Jumat Ibadah (PQJI) khususnya Kecamatan Manuju dan Kecamatan Bungaya agar membawakan materi-materi yang yang menggugah hati.

“Kami minta materi – materi Pencerahan Qalbu dan Jumat Ibadah yang menggugah rasa kesadaran masyarakat akan kebesaran Allah SWT dengan segala ketentuanNya,” katanya.

Lanjutnya, hal tersebut dilakukan agar masyarakat tidak berburuk sangka dengan musibah bencana alam yang terjadi di Kabupaten Gowa. “Dengan harapan agar masyarakat berbaik sangka kepada Allah SWT atas kejadian ini,” lanjutanya.

Selain itu, Syamsuddin juga meminta dai dan daiyah materinya sejalan dengan Program Tim LDP (Layanan Dukungan Psikososial). Yaitu dalam bentuk games dan cerita-cerita Islami yang membuat masyarakat di 2 Kecamatan tersebut terhibur. 

“Sehingga keadaan kejiwaan mereka ini bisa stabil kembali dan menghilangkan trauma akibat bencana longsor dan banjir di Kecamatan Manuju dan Kecamatan Bungaya,” ujarnya.

Ia juga berharap agar masyarakat yang terkena dampak bencana agar lebih banyak mendo’akan khususnya untuk korban yang meninggal dunia.

“Banyak-banyaklah berdoa kepada Allah SWT untuk  para korban yang wafat agar diterima segala amal ibadahnya dan diampuni segala dosa-dosanya kemudian bagi para keluarga korban dan seluruh masyarakat yang terdampak bencana tersebut diberikan ketabahan dan kesabaran,” tandasnya.(*)


BACA JUGA