Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat sosialisasi sistem informasi digital, di Baruga Tinggimae Rujab Bupati Gowa, Rabu (20/2/2019)

Pemkab Gowa Bakal Launching Program A’Kio di Hardiknas

Rabu, 20 Februari 2019 | 17:27 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Pemerintah kabupaten Gowa kembali akan meluncurkan program baru di bidang pendidikan. Program baru tersebut diberi nama A’Kio rencananya akan dilaunching pada 2 Mei 2019 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan YL saat sosialisasi sistem informasi digital, di Baruga Tinggimae Rujab Bupati Gowa, Rabu (20/2/2019).

“Inilah kecanggihan tekonolgi dan informasi sekarang. Kami akan melaunching bersamaan dengan Hardiknas pada 2 Mei mendatang, semoga bisa berjalan dengan baik dan Gowa menjadi percontohan,” beber Adnan.

Lanjut Adnan mengatakan, inovasi/program yang akan diberi nama A’Kio tersebut mengandung arti dalam bahasa Indonesia memanggil dan akan mulai diterapkan pada sekolah di dua kecamatan di kabupaten Gowa yakni kecamatan Sombaopu dan kecamatan Pallangga.

“Kami memulai pada SD dan SMP dari Pallangga dan Somba Opu dulu serta rencananya kami memberi nama A’Kio artinya memanggil anak-anak untuk datang ke sekolah,” lanjutnya.

Sementara itu, Sales Manager Makassar Outer, Herman Usman, mengatakan aplikasi ini hadir menjadi penghubung antara orangtua, siswa, dan guru.

“SIKA (Sistem Informasi Kehadiran Anak), didalam aplikasi ini program CSR dari Indosat Ooredoo, yang sangat mendorong kemajuan administrasi sekolah, karena akan memudahkan absensi, nilai, dan menjadi penghubung orangtua baik melalui aplikasi, telegram, dan sms,” katanya.

Herman juga menyebutkan, mulai dari server, alat, dan kartu akan disiapkan oleh pihak Indosat, meskipun rusak akan segera diganti dan menjadi tanggungjawabnya. 

“Jadi satu alat akan bisa digunakan 250 siswa, sehingga diperkirakan dalam satu sekolah akan ada 2-3 alat yang disiapkan,” tambahnya.

Karena itu dirinya mulai mensosialisasikan ini dihadapan seluruh kepala sekolah SD dan SMP se-kecamatan Sombaopu dan Pallangga, serta 18 koordinator wilayah agar mengetahui lebih jelas mengenai inovasi ini.(*)


BACA JUGA